Bupati Paparkan Capaian Eliminasi TB Deli Serdang
- 23 Jul 2026 19:45 WIB
- Medan
RRI.CO. ID, Medan – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TB). Pada 2025, tingkat keberhasilan pengobatan tuberkulosis (TB) di Kabupaten Deli Serdang mencapai 95 persen, dengan 6.571 pasien dinyatakan sembuh dari total 6.917 kasus yang ditangani.
Capaian tersebut dipaparkan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri III Akhmad Wiyagus dalam dialog. Dialog berlangsung di RSUD Haji Amri Tambunan, Lubuk Pakam, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia mengatakan hingga pertengahan 2026 telah ditemukan 3.812 kasus TB. Dari jumlah tersebut, 65 persen merupakan kasus terduga TB dan 42 persen telah terkonfirmasi sebagai kasus TB. Sebanyak 1.291 kasus berhasil ditemukan melalui penelusuran kontak erat dan kontak serumah, dengan 399 pasien di antaranya juga mengidap diabetes melitus. Adapun tingkat keberhasilan pengobatan pada tahun 2026 telah mencapai 80 persen.
| Baca juga: Kepala Desa Deli Serdang Masuk Kampus |
Ia juga memaparkan berbagai strategi yang telah dijalankan Pemkab Deli Serdang dalam mendukung target eliminasi TB nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelacakan kontak erat pasien, peningkatan layanan rujukan, serta penyediaan layanan kesehatan bergerak untuk menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa.
Diterangkannya untuk mempercepat penemuan kasus sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menghadirkan inovasi PAS CEPAT (Program Layanan Kesehatan Cek Paru Aktif dengan Portable X-Ray). Program ini didukung satu unit portable X-ray dan satu unit mobil X-ray yang digunakan untuk layanan skrining TB secara jemput bola.
“Ke depan, Deli Serdang juga akan menerima empat unit portable X-ray tambahan dari Kementerian Kesehatan RI guna memperluas jangkauan deteksi dini TB. Terimakasih Pak Wamen. Alat ini sangat membantu kami ke depannya dalam melakukan pelayanan kesehatan,” kata Asri.
Data hasil CKG, lanjutnya, juga dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan daerah. Hingga saat ini, CKG mencatat 51.877 penderita diabetes melitus atau sekitar 2,45 persen penduduk serta 413.009 penderita hipertensi atau 19 persen. Selain itu, terdapat 399 pasien TB yang juga menderita diabetes sehingga memerlukan penanganan yang lebih komprehensif.
Ia mengatakan, pendekatan berbasis data menjadi kunci dalam mempercepat penanganan penyakit menular maupun tidak menular di Deli Serdang.
“Kami tidak hanya mengejar penemuan kasus, tetapi memastikan setiap pasien mendapatkan pengobatan hingga sembuh. Karena itu kami memperkuat deteksi dini melalui Cek Kesehatan Gratis, layanan kesehatan bergerak, sistem rujukan, hingga pendampingan pasien. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis target eliminasi tuberkulosis di Deli Serdang dapat tercapai,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan saat ini Pemkab juga sedang mempersiapkan pembangunan satu rumah sakit baru di Hamparan Perak dan sejumlah puskesmas guna memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....