Rumah Mewah di Grand Polonia Meledak, Enam Orang Luka
- 20 Jul 2026 21:37 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Sebuah ledakan keras mengguncang kawasan perumahan elite di Komplek Grand Polonia Medan, Jalan Perhubungan, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026). Akibat peristiwa tersebut, seluruh bangunan rumah berlantai itu hancur hingga runtuh ke badan jalan, serta menyebabkan enam orang mengalami luka-luka parah.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan kondisi rumah yang rusak berat, dengan rangka bangunan miring ke bawah. Balkon besar dari rumah tersebut roboh dan menghantam tiga unit mobil yang terparkir tepat di depannya. Puing-puing tembok serta pecahan kaca tampak berserakan hingga mengenai deretan rumah di sekitarnya.
Suara ledakan yang cukup kuat sempat membuat warga komplek panik dan berhamburan keluar rumah untuk mencari sumber suara, sebelum akhirnya menemukan salah satu rumah mewah di lingkungan mereka sudah dalam kondisi hancur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, selain enam korban luka parah akibat terkena hempasan material bangunan dan kaca, diduga masih ada empat orang yang terjebak di dalam reruntuhan.
Sejumlah armada ambulans telah disiagakan di lokasi untuk mengevakuasi para korban. Di tengah situasi darurat tersebut, seorang wanita terdengar menangis histeris dan mencoba merangsek masuk untuk mencari keluarganya yang berada di dalam rumah. Namun, petugas kepolisian melarang keras tindakan tersebut demi keselamatan, mengingat kondisi bangunan yang rawan roboh susulan.
Petugas dari kepolisian, TNI, Pemadam Kebakaran Kota Medan, hingga aparat Pemerintah Kecamatan Medan Polonia telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi area. Petugas damkar dan penyelamat juga terus berupaya mengecek serta melakukan penanganan di titik reruntuhan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti dari ledakan keras tersebut. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....