Mengakui Kelemahan Diri Jadi Langkah Mendekat kepada Allah
- 07 Jul 2026 15:53 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Kajian Akbar Muslimah bertajuk "Ternyata Aku Tak Sekuat Itu" bersama Ustadzah Halimah Alaydrus di Masjid Agung Medan pada Sabtu 4 Juli 2026, memberikan penguatan spiritual bagi ribuan jemaah yang hadir. Melalui tausiahnya, Ustadzah Halimah mengajak umat Islam untuk menyadari bahwa manusia memiliki keterbatasan dan hanya kepada Allah SWT tempat bergantung.
Salah seorang peserta, Khairunnisa atau yang akrab disapa Nisa, mengaku sengaja datang dari Kabupaten Serdang Bedagai untuk mengikuti kajian tersebut. Berhasil mendapatkan tempat di dalam masjid, ia mengaku bersyukur dapat menyimak langsung seluruh rangkaian tausiah yang disampaikan Ustadzah Halimah.
Menurut Nisa, tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan banyak orang yang kerap merasa harus menghadapi segala persoalan seorang diri. Baginya, kajian tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki batas kemampuan dan tidak seharusnya menggantungkan kekuatan hanya pada diri sendiri.
Dalam tausiahnya, Ustadzah Halimah Alaydrus mengawali penyampaian materi dengan mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT. Ia menyampaikan bahwa siapa yang menjaga Allah dalam kehidupannya dengan menaati perintah-Nya, maka Allah akan menjaga hamba-Nya dalam setiap keadaan.
Mengangkat tema "Ternyata Aku Tak Sekuat Itu", Ustadzah Halimah menjelaskan bahwa mengakui kelemahan bukanlah sebuah kekalahan. Sebaliknya, kesadaran atas keterbatasan diri menjadi langkah awal untuk berserah diri kepada Allah dan memohon pertolongan-Nya.
Ia juga mengajak jemaah untuk terus mendekat kepada Allah melalui ibadah, seperti menjaga salat dan memperbanyak zikir. Selain itu, setiap persoalan, harapan, maupun rasa takut hendaknya diserahkan kepada Allah SWT dengan penuh tawakal setelah berikhtiar.
Nisa mengatakan ada empat pesan yang paling membekas baginya dari kajian tersebut, yakni mengakui kekurangan diri, berserah kepada Allah, terus berjalan menuju Allah melalui salat dan zikir, serta menitipkan segala urusan kepada Allah.
"Pesan yang paling saya ingat adalah kita harus mengakui kekurangan diri, berserah kepada Allah, mendekatkan diri melalui salat dan zikir, serta menitipkan segala sesuatu kepada Allah. Kajian ini mengingatkan saya bahwa kita memang tidak sekuat yang kita bayangkan jika tidak bergantung kepada Allah," ujar Nisa.
Kajian yang berlangsung sekitar tiga jam itu diikuti ribuan muslimah dari berbagai daerah. Antusiasme jemaah terlihat dari penuhnya area Masjid Agung Medan, bahkan sebagian peserta tetap mengikuti kajian dari luar masjid karena kapasitas ruangan telah penuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....