Bupati Sampaikan Kemajuan Deli Serdang Berbagai Sektor dalam Sidang Paripurna
- 04 Jul 2026 22:53 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke -80 Kabupaten Deli Serdang melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD. Acara berlangsung di Gedung DPRD Deli Serdang, Rabu, 1 Juli 2026.
Dalam sidang paripurna, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menyampaikan bahwa peringatan delapan dekade perjalanan Kabupaten Deli Serdang bukan sekadar momentum mengenang sejarah. tetapi menjadi ajang refleksi atas capaian pembangunan sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menegaskan, sepanjang periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo sejak Februari 2025. Berbagai program pembangunan terus dijalankan meski di tengah tantangan.
"Semangat yang ingin kita bangun melalui peringatan Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang ke-80 adalah bahwa kemajuan daerah harus dibuktikan melalui pelayanan yang semakin baik, pembangunan yang semakin merata, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat,” kata Asri.
Ia menambahkan Salah satu capaian yang menjadi perhatian utama adalah sektor kesehatan melalui program PAS JEMPOL, PAS PULA, serta transformasi digital layanan kesehatan.
Pemkab Deli Serdang juga berhasil meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapatkan jaminan kesehatan yang dibiayai pemerintah menjadi 526.486 jiwa pada tahun 2026 atau bertambah 249.406 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut mengantarkan Deli Serdang berstatus Universal Health Coverage (UHC).
“Target saya dan Pak Wakil, Deli Serdang akan berstatus UHC Prioritas pada Desember 2026,” ujarnya.
Dimasa kepemimpinan, ia juga mencatatkan perolehan penghargaan Kabupaten Sehat kategori Swasti Saba Wiwierda. Penghargaan ini menjadi capaian pertama bagi Kabupaten Deli Serdang dan satu-satunya daerah di Sumatera Utara yang menerima kategori tersebut.
"Capaian imunisasi kejar tertinggi pertama dan cakupan imunisasi bayi, baduta, serta zero dose tertinggi kedua secara nasional. Selain itu, capaian tersebut turut mengantarkan Sumatera Utara menjadi role model dan juara umum nasional di bidang inovasi serta cakupan imunisasi," ujarnya.
Selain itu, Penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Nindya yang diterima pada Agustus 2025 juga menjadikan Deli Serdang sebagai satu-satunya daerah di Sumatera Utara yang meraih penghargaan tersebut.
Ia menerangkan di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia, Pemkab Deli Serdang juga terus memperluas akses pendidikan melalui bantuan perlengkapan sekolah kepada 900 siswa SD dan 4.109 siswa SMP, 700 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD, tingkat SMP sebanyak 300 siswa anak berkebutuhan khusus.
Pada program Guru Senyum, pemerintah memberikan insentif kepada 2.100 guru mengaji, 100 guru sekolah minggu, dan 110 guru pendidik anak berkebutuhan khusus. Sekolah rakyat berbasis asrama pun akan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru untuk tingkat SD, SMP, dan SMA.
Sementara itu, pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meningkatkan alokasi belanja modal jalan, jaringan dan irigasi menjadi Rp553 miliar pada 2026.
“Angka ini meningkat sebanyak 20 persen dibanding tahun 2025, meningkat 23 persen dibanding tahun 2024, dan meningkat sebanyak 75 persen dibanding realisasi belanja modal jalan, jaringan dan irigasi tahun 2023,” ucapnya.
Di bidang ekonomi, pemerintah daerah terus mendorong penguatan UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, 196 NIB, 77 sertifikasi halal, 62 sertifikat pangan industri rumah tangga, pelatihan dan bantuan peralatan usaha kepada 103 pelaku IKM.
“Hingga desember 2025, sebanyak 3.828 usaha mikro telah bermitra, 4.526 usaha mikro mendapat pendampingan, 1.796 usaha mikro mengikuti pelatihan, dan 440 usaha mikro memperoleh dukungan pemasaran,” kata Asri.
Ia melanjutkan berbagai upaya tersebut turut mengantarkan Deli Serdang meraih sejumlah penghargaan tingkat regional maupun nasional. Ini termasuk dalam bidang ketahanan pangan, inklusi keuangan daerah, dan digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Kinerja positif juga tampak dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Hingga pertengahan tahun 2026, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah mencapai 76 persen, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah terealisasi sebesar 53 persen. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Ini pertama kalinya Deli Serdang bisa mencapai angka tersebut. Masih punya waktu enam bulan dan saya yakin kita mampu mencapai target pendapatan dan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa masa kepemimpinan yang baru berjalan satu tahun enam bulan masih relatif singkat untuk menjawab seluruh harapan masyarakat. Namun, ia meyakini semangat kebersamaan dan kolaborasi akan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat kemajuan daerah.
“Waktu ini masih relatif singkat untuk memenuhi seluruh harapan masyarakat. Namun dengan persatuan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen, saya yakin Deli Serdang akan semakin maju, berdaya saing, serta mampu mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakatnya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....