Haji Mabrur Sepanjang Hayat
- 30 Jun 2026 15:23 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Ibadah haji bukanlah akhir dari perjalanan spiritual seorang Muslim, melainkan awal dari komitmen untuk terus menjaga keimanan mulia sepanjang hayat. Hal ini disampaikan Muhammad Syukri dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Medan, dengan judul Haji Mabrur Sepanjang Hayat. Nilai kemabruran haji harus tercermin melalui perubahan sikap, meningkatnya kualitas ibadah, serta kepedulian kepada sesama setelah kembali dari Tanah Suci.
Menurut Muhammad Syukri, predikat haji mabrur bukan sekadar gelar, melainkan amanah yang harus dijaga dengan istiqamah. Tanda-tanda haji mabrur terlihat dari semakin rajin beribadah, menjaga lisan, memperbaiki hubungan dengan keluarga, serta aktif menebarkan manfaat di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan Rasulullah SAW telah memberikan motivasi besar bagi umat Islam melalui sabdanya bahwa balasan bagi haji yang mabrur tidak lain adalah surga. Oleh karena itu, setiap jamaah haji hendaknya terus mempertahankan semangat ibadah, menjauhi perbuatan maksiat, serta menjadikan pengalaman spiritual di Tanah Suci sebagai bekal menjalani kehidupan sehari-hari.
Muhammad Syukri juga mengingatkan bahwa menjaga kemabruran haji membutuhkan lingkungan yang baik, memperbanyak amal saleh, serta senantiasa bermuhasabah agar kualitas iman terus meningkat. Kemabruran haji akan semakin bermakna apabila mampu menghadirkan keteladanan, kedamaian, dan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Medan, mengajak pendengar menjadikan ibadah haji sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa. Semoga setiap amal kebaikan yang dilakukan setelah menunaikan ibadah haji menjadi bukti nyata bahwa kemabruran bukan hanya diraih sesaat, tetapi dipelihara sepanjang hayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....