Lantik Kepala Desa Terpilih, Bupati Deli Serdang Tekankan Integritas dan Inovasi

  • 26 Jun 2026 00:16 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan melantik 76 kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Pelantikan berlangsung di Grha Bhinneka Perkasa Jaya, Kamis, 25 Juni 2026.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar amanah administratif. Melainkan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa masing-masing.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kepala desa yang hari ini dilantik. Tanggung jawab menjadi seorang pemimpin adalah amanah besar yang harus diemban demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Asri.

Ia nengingatkan para kepala desa agar menjalankan pemerintahan secara bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa dana desa harus digunakan sepenuhnya untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin besar. Oleh karenanya, kepala desa harus mampu menghadirkan terobosan dan kreativitas dalam mengelola potensi desa.

“Jangan lagi terjebak pada stigma mengembalikan modal politik dari dana desa. Dana desa bukan untuk kepentingan pribadi, golongan, maupun kelompok tertentu. Dana desa harus kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Seluruh kepala desa, lanjutnya, harus menyelaraskan program pembangunan desa dengan program Pemerintah Kabupaten Deli Serdang maupun pemerintah pusat dan provinis agar pelaksanaannya lebih efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Ia berharap kondusivitas wilayah pasca-Pilkades juga harus dijaga. Menurutnya, perbedaan pilihan yang terjadi selama proses demokrasi harus segera diakhiri dan seluruh elemen masyarakat kembali bersatu untuk membangun desa.

"Tolong tetap dijaga kondusivitas warga. Jaga bagaimana masyarakat tetap produktif, serta jaga kepercayaan diri bapak dan ibu sebagai kepala desa melalui kinerja yang baik. Setelah pelantikan tidak ada lagi perbedaan pendukung, yang ada adalah bagaimana bersama-sama membangun desa demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....