Optimisme melalui doa dalam alquran
- 24 Jun 2026 22:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Dalam Alquran, doa adalah inti ibadah dan mekanisme spiritual utama untuk menumbuhkan sikap optimis. Doa mengubah kecemasan menjadi harapan dengan cara membangun keyakinan. Allah SWT selalu mendengar dan memberikan jalan keluar terbaik.
Dalam program Mutiara Pagi, edisi Senin 22 Juni 2026 dengan judul: Optimisme melalui doa dalam alquran, Prof. Mursal Azis, M. Pdi mengatakan, Allah menjamin setiap permohonan, pasti dijawab.
"Alquran surah Almukmin ayat 60, Berdoalah kepada Ku, niscaya akan aku perkenankan bagimu," ujarnya.
Program Mutiara Pagi yang disiarkan Pro1 RRI Medan, dari pukul 05.30 s.d 05.50 WIB turut juga memberi kesempatan tanyajawab kepada pendengar. Aini di Binjay bertanya, apakah kita berdoa harus dalam keadaan bersuci, menghadap kiblat, kemudian apa tanda-tanda doa kita dijabah oleh Allah. Jawab Mursal, doa-doa kita yang paling afdal, dengan berwuduk, bersuci dan menghadap kiblat.
"Alangkah mulianya berdoa dalam keadaan bersih dan suci, jangankan itu, bertemu dengan pejabat saja, pakaian kita harus rapi dan bersih, pakai minyak wangi lagi. Kemudian terkait penyebab doa yang tidak dijabah oleh Allah SWT, dalam surah Almukmin ayat 60, Allah beri garansi, berdoalah kepadaku, maka akan aku kabulkan, Allah perintahkan untuk berdoa. Hadist Riwayat Ahmad bahwa Allah memberinya 3 hal, pertama disegerakan doanya, mintanya langsung dikasih, kemudian, disimpan pahalanya di akhirat, artinya ketika kita berdoa tak dijabahnya di dunia, karena dijauhkan dari keburukan dan marabahaya, keluarga sehat-sehat, ingat doa Nabi Ibrahim, bermohon kepada Allah agar memiliki anak, dan dikabulkan oleh Allah, berkisar 80 tahun kemudian lahirlah Nabi Ismail," ucapnya.
Selanjutnya, Aslah di Paluhkurau bertanya, berdoa yang baik itu, apakah setelah salat atau di dalam sujud terakhir, dan suara berdoa apakah di dengar untuk sendiri atau dalam hati saja. Jawab Mursal, posisi berdoa kepada Allah yang sangat baik disaat kita bersujud, apalagi pada sujud terakhir.
"Kalau berdoa sedang sujud, suara berlafaz dalam hati saja, tapi di luar salat, berdoa dengan melafaz bahasa arab atau indonesia tidak apa-apa," kata Mursal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....