Memahami Keutamaan Ibadah Qurban: Suatu Panggilan Spiritual

  • 30 Mei 2026 20:16 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Dalam siaran "Mutiara Sore" di RRI Pro 4 Medan , H. Husein Ali, Lc mengupas tema yang selalu relevan: keutamaan ibadah qurban. Mengawali tausiahnya, beliau menarik perhatian pendengar dengan mengutip ayat dari Surat Al-Kausar, yang menegaskan bahwa perintah berkurban adalah sebuah kewajiban suci dari Allah SWT.

"Qurban bukan hanya sekedar tradisi tahunan, tapi sebuah perintah ilahi yang mengajak kita untuk merenungkan makna pengorbanan itu sendiri," ungkap H. Husein.

Dalam pandangannya, ibadah ini memiliki akar yang dalam dalam tradisi Islam, dan menurut mazhab Imam Hanafi, bagi mereka yang mampu, melakukan qurban adalah fardu ‘ain. Di sisi lain, Imam Syafi'i menganjurkan qurban sebagai sunnah muakkadah, yang meskipun tidak berdosa jika ditinggalkan, sangat dianjurkan dan menjadi perhatian penting bagi umat Muslim.

“Dalam konteks modern ini, di mana banyak orang hanya melihat qurban sebagai aktivitas sosial semata, kita harus kembali memahami bahwa ibadah ini mengandung nilai spiritual yang dalam," tegasnya. Beliau menjelaskan bahwa setiap tetesan darah yang mengalir dari hewan kurban merupakan simbol penghapus dosa, yang memberi kesempatan bagi kita untuk menjernihkan hati dan jiwa.

H. Husein juga menceritakan tentang kisah Nabi Ibrahim AS, yang menjadi teladan dalam melaksanakan perintah Allah dengan penuh keteguhan iman. Kurban sebagaimana yang dilakukan Nabi Ibrahim adalah ungkapan cinta dan ketaatan kepada Tuhan, yang seharusnya menginspirasi kita dalam menjalani hidup sehari-hari.

Dengan semangat yang menyala-nyala, ia mengajak semua pendengar untuk merenungkan arti qurban dalam hidup mereka. "Jadi, mari kita tidak hanya melakukan qurban sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai wujud nyata dari ketaatan spiritual kita, yang harus kita saksikan dan laksanakan dengan penuh kesadaran," ucapnya.

Di akhir tausiahnya, beliau menegaskan harapannya bahwa setiap pelaksanaan qurban dapat mendekatkan diri kepada Allah dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik. "Semoga amal ibadah kita diterima dan memberi manfaat bagi sesama. Mari kita lebur semua perbedaan dalam semangat berbagi dan bersyukur," tutup H. Husein, memancarkan semangat kebersamaan di antara semua pendengar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....