Tafsir Surah An-Nas: Memohon Perlindungan kepada Allah dari Segala Kejahatan
- 21 Mei 2026 10:57 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Kajian Mutiara Sore Pro 4 RRI Medan kembali menghadirkan tausiah islami yang dibawakan oleh Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd.I, yang menyejukkan hati dengan pembahasan tafsir Surah An-Nas ayat 1 hingga 6. Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa Surah An-Nas termasuk bagian dari Al-Mu’awwidzatain bersama Surah Al-Falaq, yakni dua surah penutup Al-Qur’an yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari segala bentuk kejahatan.
Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd.I menjelaskan bahwa Surah An-Nas merupakan surah ke-114 dalam Al-Qur’an dan termasuk surah Makkiyah. Kata “An-Nas” sendiri berarti manusia. Dalam tafsir ayat pertama, “Qul a’udzu birabbin nas”, umat Islam diperintahkan untuk senantiasa memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT sebagai Tuhan seluruh manusia.
Selain sebagai Rabb atau Pemelihara manusia, Allah juga disebut sebagai “Malikin Nas” atau Raja manusia. Hal ini menunjukkan bahwa Allah memiliki kekuasaan mutlak atas seluruh makhluk-Nya dan hanya kepada-Nya manusia meminta perlindungan.
Pada ayat ketiga, “Ilahin Nas”, dijelaskan bahwa Allah adalah satu-satunya zat yang berhak disembah. Manusia diingatkan untuk senantiasa beribadah dan bergantung hanya kepada Allah SWT.
Sementara itu, ayat keempat dan kelima menjelaskan tentang bahaya bisikan syaitan yang menanamkan keraguan ke dalam hati manusia. Bisikan tersebut dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari maupun ibadah seseorang. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah agar terhindar dari godaan syaitan.
Dalam penjelasan ayat keenam, diterangkan bahwa godaan tidak hanya datang dari golongan jin, tetapi juga manusia yang mengajak kepada keburukan dan menjauhkan dari kebaikan.
Pemateri juga mengingatkan pentingnya mengamalkan Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebagai wirid dan zikir pagi serta sore hari. Ketiga surah tersebut dikenal sebagai Al-Mu’awwidzat atau surah perlindungan yang juga sering dibaca sebagai doa kesembuhan bagi orang sakit.
Kajian ditutup dengan ajakan kepada umat Islam agar membiasakan membaca ketiga surah tersebut supaya senantiasa mendapat perlindungan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....