Rumah Singgah YBM PLN Ringankan Langkah Safrida Jalani Pengobatan di Medan
- 08 Mei 2026 16:53 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Menjalani pengobatan jauh dari tempat tinggal bukan perkara mudah bagi Safrida, 48 tahun. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, warga Pangkalan Brandan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat ini harus menjalani rangkaian pengobatan akibat keloid pascaluka bakar yang tumbuh dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut bahkan berdampak pada saraf kaki, sehingga membuat Safrida kesulitan duduk. Ia pun harus menjalani pengobatan dan operasi secara bertahap di RSUP H. Adam Malik Medan.
Bagi Safrida dan keluarga, proses pengobatan itu tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga kemampuan ekonomi. Suaminya bekerja serabutan tanpa penghasilan tetap. Sementara itu, jarak dari Pangkalan Brandan menuju Medan membuat keluarga harus memikirkan biaya transportasi, tempat tinggal sementara, makan, serta kebutuhan selama masa perawatan.
Di tengah beratnya perjuangan tersebut, Safrida merasa sangat terbantu dengan kehadiran Rumah Singgah YBM PLN di Jalan Bunga Lau Dalam, Medan Tuntungan, tidak jauh dari RS Adam Malik. Rumah singgah ini menjadi tempat tinggal sementara bagi pasien dan keluarga pendamping yang menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan di Kota Medan, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan biaya.
Informasi mengenai rumah singgah tersebut diperoleh Safrida dari sesama pasien. Setelah menjalani operasi pertama pada Januari 2026, Safrida mulai tinggal di Rumah Singgah YBM PLN pada 15 Januari 2026 bersama anaknya.
Sejak saat itu, rumah singgah tersebut menjadi tempatnya beristirahat, memulihkan diri, dan mengumpulkan kekuatan untuk kembali menjalani pengobatan. Sejak Januari hingga April 2026, Safrida telah menjalani tiga kali operasi.
Selama empat bulan proses pengobatan tersebut, Rumah Singgah YBM PLN membantu meringankan beban biaya yang selama ini menjadi kekhawatiran besar keluarganya.
“Alhamdulillah sekali, Pak. Kami tidak perlu lagi memikirkan biaya kos, makan, dan biaya pulang-pergi dari rumah di Brandan ke rumah sakit. Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN dan seluruh pengelola,” ujar Safrida dengan penuh rasa syukur, Kamis 7 Mei 2026.
Bagi Safrida, Rumah Singgah YBM PLN bukan sekadar tempat tinggal sementara. Di tempat itu, ia merasa lebih tenang menjalani proses penyembuhan. Ia tidak lagi terlalu dibebani biaya akomodasi selama berobat di Medan, sehingga dapat lebih fokus menjalani perawatan dan memulihkan kondisi tubuhnya.
Saat ini, Rumah Singgah YBM PLN memiliki kapasitas untuk menampung 14 pasien. Seluruh kapasitas tersebut telah terisi oleh pasien yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Langkat, Labuhanbatu, Simalungun, Asahan, Padang Lawas Utara, hingga Aceh.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan keberadaan Rumah Singgah YBM PLN merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN kepada masyarakat. Terutama mereka yang sedang berjuang mendapatkan layanan kesehatan.
“PLN tidak hanya ingin hadir menerangi rumah-rumah masyarakat melalui listrik, tetapi juga menghadirkan terang dalam bentuk kepedulian. Melalui YBM PLN, zakat, infak, dan sedekah pegawai dikelola menjadi program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Mundhakir menambahkan, keberadaan Rumah Singgah YBM PLN sejalan dengan semangat keberlanjutan yang terus didorong PLN. Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai transisi energi, energi bersih, dan pelestarian lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan hadir memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.
“Di tengah upaya PLN mendukung transisi energi dan masa depan yang lebih hijau, kami juga ingin memastikan nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan. Melalui program seperti Rumah Singgah YBM PLN, kami berharap masyarakat merasakan PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang ikut menguatkan dan memberi harapan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....