Indikator Pendidikan Deli Serdang 2025
- 04 Mei 2026 22:43 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan mengungkapkan beberapa capaian indikator pendidikan Deli Serdang Pada tahun 2025. Capaian ini disampaikannya dalam sambutan saat sebagai pembina upacara Hari Pendidikan Nasional 2026 di alun-alun Pemkab Deli Serdang, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia mengatakan skor literasi tingkat SD berada di angka 55,69 dan numerasi 48,64, yang masih di bawah kompetensi minimum. Sementara di tingkat SMP, literasi mencapai 67,92 dan numerasi 60,74, yang menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran.
Ia menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar capaian angka. Melainkan kualitas proses belajar di kelas. “Sekolah harus fokus pada kemampuan bernalar. Kita masih menemukan siswa yang belum bisa membaca, ini menjadi perhatian serius,” kata Asri.
Selain kualitas pembelajaran, kondisi sarana prasarana juga menjadi sorotan. Ia menerangkan dari total 5.965 ruang kelas sekolah negeri, sebanyak 906 ruang mengalami kerusakan berat.
"Menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemkab Deli Serdang telah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Di antaranya melalui revitalisasi sekolah, pembangunan unit sekolah baru, ruang kelas baru, serta rehabilitasi sarana prasarana dengan dukungan berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBN, APBD, bantuan provinsi, CSR, hingga partisipasi masyarakat, " ujarnya.
Ia menyebut upaya peningkatan akses pendidikan juga dilakukan melalui program regrouping sekolah. Sepanjang 2025, sebanyak 32 SD telah diregrouping, dan pada 2026 direncanakan bertambah menjadi 39 SD.
"Di sisi lain, dukungan kepada siswa terus diperkuat melalui pemberian beasiswa kepada 900 siswa SD, 3.551 siswa SMP, serta 670 peserta pendidikan nonformal (PNF), disertai bantuan perlengkapan sekolah," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam aspek tata kelola, Pemkab Deli Serdang mendorong peningkatan disiplin dan kinerja tenaga pendidik melalui penerapan jam kerja dan kewajiban mengajar. Sistem presensi online turut mendorong tingkat kehadiran guru mencapai 96,4 persen, dengan pengawasan rutin setiap pekan.
"Komitmen integritas juga diperkuat melalui penerapan Pakta Integritas Anti Gratifikasi, Sementara itu, peningkatan kualitas lingkungan belajar dilakukan melalui program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah), yang mencakup pencegahan kekerasan dan bullying, kantin sehat, penguatan kegiatan religius, serta program Adiwiyata. Saat ini, sebanyak 350 sekolah telah terdaftar dalam sistem Adiwiyata, " ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....