Saatnya Bersandar Menemukan Ketenangan ditengah Kelelahan Dunia

  • 04 Mei 2026 16:58 WIB
  •  Medan

mpai pada titik yang sangat melelahkan. Lelah tersebut bukan hanya fisik, melainkan juga capek hati dan pikiran. Mulut kita diam, tetapi otak berisik; bibir tersenyum, tetapi hati menangis. Isi pikiran terasa penuh seperti suasana di pasar atau seperti sedang menghadapi sidang skripsi. Ditambah lagi, kita hidup di era yang serba cepat. Sambil rebahan di rumah pun, kita sudah mengetahui segala informasi di luar, bahkan sampai kasus perceraian artis yang tidak kita kenal. Saat kita melakukan scrolling di media sosial, kita melihat orang sukses, teman menjadi PNS, orang jalan-jalan ke luar negeri, teman tunangan, menikah, naik haji, hingga membeli mobil dan rumah. Demikian disampaikan Ustadzah Fatimah Zahro saat menjadi narasumber Inspirasi Qolbu di Programa 2 RRI Medan FM 92,4 MHz, Senin (4/5/2026) pukul 05.30 wib.

“ Tanpa disadari, kita mulai membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Muncul pertanyaan-pertanyaan seperti, "Kenapa hidup dia enak?" atau "Kenapa aku begini-begini saja?" Hal inilah yang memicu overthinking, rasa insecure, hingga kesepian (loneliness). Padahal, apa yang kita lihat di layar sering kali hanyalah personal branding atau potongan momen terbaik (highlight), bukan realitas kehidupan mereka yang sesungguhnya. Namun, kita tetap merasa tertinggal, merasa kurang, bahkan putus asa hingga menyalahkan diri sendiri. Ujung-ujungnya, kita menjadi orang yang tidak bersyukur karena hati kita terasa kosong. Kosong di sini bukan berarti kita tidak punya kekasih, tidak punya uang, atau tidak punya teman. Kosong yang dimaksud adalah kurangnya kedekatan kita dengan Allah SWT. Kita merasa hampa karena kita jauh dari Allah. Padahal Allah SWT telah menjelaskan dalam Al-Qur'an Surah Ar-Ra'd ayat 28 bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram, “ jelas ustadzah Fatimah.

Lebih lanjut Ustadzah mengatakan bahwa ada satu hal yang sering kita lalaikan: kita tampak kuat di luar, tetapi rapuh di dalam. Kita mengunggah cerita bahagia di media sosial, padahal aslinya hidup kita sedang berantakan. Kita tertawa paling kencang saat berkumpul dengan teman-teman, tetapi menangis sesenggukan saat sudah berada di kamar. Mirisnya, kita lebih suka bercerita kepada orang lain daripada kembali kepada Allah. Padahal Allah itu Maha Dekat. Allah berfirman bahwa apabila hamba-hamba-Nya bertanya tentang Dia, maka sesungguhnya Allah itu dekat. Allah tidak meminta kita menjadi baik dulu baru mendekat, melainkan Allah selalu ada saat kita butuh.

Diakhir Inspirasi Qolbu Ustadzah mengajak pendengar untuk refleksikan diri sejenak. Kapan terakhir kali kita salat dengan benar-benar khusyuk dan tidak terburu-buru? Kapan terakhir kali kita berdoa sampai menangis mengingat dosa-dosa kita, tanpa langsung mengecek ponsel setelah salam? Kadang kita salah mencari tempat ketenangan. Kita mencari ketenangan pada manusia, tetapi manusia adalah tempat kecewa. Kita mencarinya di dunia, tetapi kita justru makin capek. Kita mencarinya di media sosial, tetapi kita malah makin insecure. Padahal, yang kita butuhkan hanyalah Allah. Seberapa jauh kita pergi dan seberapa banyak dosa yang kita perbuat, Allah tetap membuka pintu rahmat-Nya. Jangan katakan, "Aku punya masalah yang besar," tetapi katakanlah, "Wahai masalah, aku punya Allah yang Maha Besar." Di saat semua orang menjauh, Allah justru mengajak kita kembali kepada-Nya dan tetap menerima kita apa adanya.

Ustadzah menutup Inspirasi Qolbu dengan memberikan pesan agar pendengar mulai sekarang mari kita perbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Mari kita perbaiki kekhusyukan salat kita, kurangi hal-hal yang mendekati maksiat, perbanyak zikir, dan biasakan curhat kepada Allah. Istirahatkanlah diri kalian dari urusan-urusan yang sebenarnya adalah urusan Allah. Jangan lelah, karena tujuan hidup kita adalah "Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in" (Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....