Motivasi quantum memaafkan

  • 23 Apr 2026 17:19 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID - Medan - Memaafkan adalah keputusan sadar untuk melepaskan beban emosi dan luka masa lalu demi kedamaian diri sendiri, bukan sekedar melupakan. Memaafkan dianggap sebagai sifat mulia yang dicintai dan mendatangkan ketenangan.

Melalui program Mutiara Pagi, edisi Rabu, 22 April 2026, dengan judul: Motivasi quantum memaafkan, Ustadz Fadhli Sudiro mengatakan, ada 3 (tiga) hal sebagai quantum kebaikan masing-masing. Tidak adalah sedekah itu mengurangi dari harta sedikitpun, tidak ada seseorang yang memaafkan itu, kecuali Allah yang memuliakan dirinya, dan tidak ada seseorang hamba yang tawadhu, yang merendahkan diri dan hatinya.

Program Mutiara Pagi yang disiarkan di Pro 1 RRI Medan, setiap selepas salat subuh itu dari pukul 05.30 s.d 05.50 WIB, turut juga dibuka line tanyajawab WA 0811616943.

Aslah, pendengar di Desa Laudendang bertanya, seorang anak berbuat kesalahan, apakah kita maafkan, dan ternyata dia mengulangi perbuatannya lagi. Jawabnya, seorang ibu selalu memaafkan dan sabar.

"Seorang ibu selalu memaafkan dan sabar, Fadhli mencontohkan, dalam satu kampung ditanya itu anak siapa yang narkoba, kemudian dijawab itu anak saya, nah ini membuktikan ibunya memiliki sifat memaafkan, dan kata maaf itu, bukan kata melemahkan, Allah saja memaafkan," kata Fadhli Sudiro.

Sementara, pendengar di Keluruahan Gaperta, bertanya, terkait sifat dendam yang disimpan atas perilaku seseorang.

"Jika seseorang tidak memaafkan, maka rugi dan apa artinya dendam, kalau memang hidup 40 tahun, masih memendam dendam, lama kelamaan menjadi sakit diri sendiri. Kemudian kita menjadi bodoh, tidak ada artinya, saat idul fitri dan adha saja kita saling memaafkan, tidak boleh ada dendam dan dengki, jadilah orang-orang yang muttaqin, agar masuk surga," ucap Fadhli Sudiro.

Begitu juga pendengar asal Medan, Aman bertanya, terkait memaafkan orang yang telah ingkar janji padanya.

"Hidup harus cerdas, karena ada penghargaan dan ridho dari Allah SWT jika memaafkan, "ujar Fadhli Sudiro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....