Silaturahmi yang dianjurkan
- 14 Apr 2026 18:13 WIB
- Medan
RRI.CO.ID - Medan - Halal bihalal merupakan tradisi khas indonesia yang mempertemukan dua demensi penting dalam islam. Penyucian hati secara spiritual (hablumminallah) dan penguatan potensi sosial (hablunminannas) setelah menjalani ibadah ramadan.
Halal bihalal menjadi sarana efektif untuk menghapys dosa dan noda antar sesama manusia atau dosa sosial yang tidak cukup diselesaikan hanya dengan istifar kepada Allah.
Dalam kajian Mutiara Pagi edisi Minggu, 5 April 2026, Ustadz Hasbi mengatakan, silaturahmi melalui hala bihalal dianjurkan Nabi Muhammad SAW, karena dapat memperpanjang umur dan memperbanyak rezeki kita.
"Silaturahmi ini dianjurkan Rasulullah SAW, kata Rasul, barang siapa diantara kalian yang mau dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, maka perbanyaklah silaturahim, "ujar Ustadz dalam kajian dengan judul: Halal bihalal antara penyucian hati dan potensi dosa sosial,
| Baca juga: Sambut HUT RI, Forkopimcam TBU Gotong Royong |
Ustadz Hasbi menjelaskan, Halal bihalal dan Silaturahmi dilaksanakan dengan sepenuh hati sesuai syarat yang dianjurkan, apabila tidak, sebaliknya maka akan menambah dosa.
"Silaturahim atau silaturahmi yang kita lakukan adalah dengan tujuan baik, bukan untuk ngumpul-ngumpul bersama teman, kerabat membicarakan untuk orang lain dan gibah kepada orang yang saat itu tidak bersama kita, menyindir yang bisa menyakitkan orang lain, "katanya.
Ustadz Hasbi menerangkan, alangkah mulianya disaat bertemu orang lain, biasakan berbicara yang baik-baik, atau sekurang-kurangnya memberi salam dan ucapan yang santun, maka dengan sendirinya ucapan yang kita sampaikan merupakan do'a yang akan dijabah oleh Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....