Bupati Deli Serdang Tinjau Korban Longsor Pastikan Penanganan Berjalan Baik

  • 10 Apr 2026 11:53 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, MEDAN - Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menjenguk korban longsor Sembahe. Sehat br Tarigan di RSUD Pancur Batu, Rabu 8 April 2026. kunjungan tersebut untuk memastikan korban mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis.

Salah satu korban Sehat (65) mengalami luka-luka dan saat ini masih mendapatkan perawatan didampingi keluarga. "Kita ingin memastikan Korban dapat perawatan intensif dari tenaga medis, InsyaAllah kami akan membantu bapak ibu sekalian,” kata Asri.

Usai itu, Bupati Deli Serdang bersama Unsur Forkopimda melanjutkan kunjungan ke lokasi longsor di Sembahe untuk memastikan percepatan penanganan darurat serta dukungan penuh bagi masyarakat terdampak.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan duka cita atas musibah ini dan kedatangan kami memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dipenuhi. Kita juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” kata Asri.

Posko darurat, layanan kesehatan, dapur umum, serta tempat penampungan sementara berupa tenda gabungan disiapkan. Saat ini juga lokasi longsor telah dipasang police line sebagai pengamanan agar tidak ada warga yang mendekat.

“Meskipun sebagian besar keluarga terdampak saat ini mengungsi di rumah kerabat, namun pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi di sini,” ucapnya.

“Kami akan menunggu asesmen dari tim gabungan TNI-Polri, Basarnas dan BPBD terkait lokasi longsor kemudian melakukan pembersihan area. Lokasi wisata pemandian alam yang ada di area bencana juga ditutup sementara mengantisipasi longsor susulan,” terangnya.

Ia menerangkan selain melakukan penanganan darurat, pihaknya juga menekankan langkah mitigasi di sejumlah titik longsor lainnya yang telah ditinjau bersama tim gabungan. Tercatat terdapat sekitar lima titik longsor kecil di Kecamatan Sibolangit, beberapa di antaranya berada dekat badan jalan termasuk di Desa Bingkawan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Ia menerangkan pembersihan material longsor di titik-titik rawan telah dilakukan. Nanti akan juga dilakukan asesmen, setelah kondisi tanah dinyatakan aman.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah perbukitan dan daerah rawan longsor, serta segera melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing guna mencegah dampak yang lebih besar.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa tim gabungan terus bekerja di lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

“Kami bersama tim gabungan dari Pemda, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD terus melakukan penanganan di lapangan. Saat ini lokasi longsor masih kami isolasi karena kondisi tanah masih bergerak, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat demi keselamatan bersama,” kata Calvijn.

Berdasarkan data sementara, bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak awal akibat longsor di Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit tepatnya di belakang RM Dina Mala. Sembilan rumah terdampak, lima orang meninggal dunia, dan satu korban masih menjalani perawatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....