Bocah Hanyut di Asahan Ditemukan di Tanjungbalai setelah Dua Hari Pencarian
- 28 Mar 2026 12:56 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Setelah dua hari pencarian, seorang bocah yang hanyut di Sungai Pangkal Titi, Kabupaten Asahan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekira pukul 07.30 WIB. Korban ditemukan sejauh kurang lebih 18 kilometer dari titik awal jatuh, tepatnya di Sungai Pantai Olang, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.
Korban diketahui bernama Prabu Batara Dwi Pangga Siregar. Sebelumnya, Prabu dilaporkan hanyut bersama rekannya, Bram, pada Kamis, 23 Maret 2026 saat keduanya bermain di sekitar aliran Sungai Pangkal Titi, Kabupaten Asahan. Sementara itu, Bram lebih dulu ditemukan pada Jumat, 27 Maret 2026, berjarak satu kilometer dari lokasi awal kejadian.
Komandan Pos SAR Tanjungbalai Asahan, Ricky Harahap, menjelaskan bahwa jasad Prabu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang berada di pinggir sungai.
“Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang duduk di pinggir sungai. Selanjutnya, warga bersama personel Polres Tanjungbalai dan BPBD melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Tengku Mansyur,” ujarnya.
Setelah menerima laporan penemuan tersebut, tim SAR segera menghubungi pihak keluarga. Berdasarkan hasil identifikasi dan pencocokan ciri-ciri korban, dipastikan bahwa jasad tersebut adalah Prabu yang sebelumnya dilaporkan hanyut.
Usai proses identifikasi, jenazah korban kemudian dijemput oleh pihak keluarga di RSUD Tengku Mansyur untuk segera dimakamkan di Kabupaten Asahan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar aliran sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....