Penemuan Mayat Pria di Kamar Hotel Tanjungbalai

  • 22 Mar 2026 22:10 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Masyarakat Tanjungbalai dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria di Mike Hotel kamar 224 yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, kota Tanjungbalai pada hari Minggu, 22 Maret 2026.

Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA. M. Ruslan, membenarkan mayat pria ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi telentang di pinggiran tilam. Adapun identitas mayat yaitu Muhammad Ridho (35) warga Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan.

Lebih lanjut, Keterangan dari saksi Juni bahwasanya ia dan Ridho sudah saling kenal kurang lebih 2 bulan melalui aplikasi MiChat dan baru pertama kali bertemu pada hari Minggu, di Mike Hotel nomor Kamar 224 pada pukul 10.45 WIB,

“Keterangan dari saksi, ia dan korban sempat melakukan hubungan kontak fisik saja dan belum sempat melakukan hubungan badan, namun si korban meminta istirahat setelah itu saksi merokok tak lama saksi meminta uang jasa sebesar Rp 200rb. Kemudian tidak lama, saksi melihat korban mengalami sesak napas,” ujar Kasi Humas Polres Tanjungbalai.

Setelah itu saksi mau izin pulang dan pamit tetapi si korban terlihat pingsan dan tak lama menelpon temannya yang bernama Anggi dan Risna selanjutnya teman saksi memanggil Security hotel.

“Pada pukul 12.30 WIB, saksi Anggi dan Risna tiba di lokasi dan mendapati korban sudah tergeletak di atas kasur. Keduanya segera turun ke lantai bawah dan melaporkan kejadian tersebut kepada Satpam hotel Erdi,” ucapnya.

Selanjutnya, saksi Erdi segera menuju kamar 224 untuk mengecek situasi. Saat mencoba menyentuh kaki korban, didapati tubuh korban sudah dalam keadaan kaku, tidak bergerak, serta mengeluarkan air liur dari bagian mulut.

“Saksi Erdi langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak manajemen hotel melalui telepon, yang selanjutnya diteruskan dengan menghubungi pihak Kepolisian,” kata IPDA. M. Ruslan.

Pada pukul 13.00 WIB, tim Inafis dari Polres Tanjungbalai tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP, sementara jenazah korban dibawa ke RSUD Tengku Mansyur Tanjungbalai untuk dilakukan otopsi penyebab kematian, namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah.

“Dari pemeriksaan luar, tidak ada ditemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan terhadap korban," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....