SPPG di Tanjungbalai Aman dari Penutupan
- 08 Mar 2026 14:29 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tanjungbalai dipastikan aman dari kebijakan penutupan sementara yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Utara.
Sebelumnya, BGN akan menutup sementara sebanyak 492 SPPG di Sumatera Utara pada hari Senin, 9 Maret 2026, karena belum memiliki atau belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).
Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Tanjungbalai, Fadly Abdina, mengatakan seluruh SPPG di Tanjungbalai tidak termasuk dalam daftar yang ditutup sementara.
“Alhamdulillah, untuk SPPG di Tanjungbalai aman dan tidak ada yang terdampak penutupan sementara oleh BGN,” ujarnya. Minggu, 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya sudah menekankan kepada seluruh pengelola SPPG agar segera mengurus Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi sebagai salah satu syarat operasional. Meski demikian, Fadly mengungkapkan saat ini terdapat satu SPPG yang menjadi catatan.
“Dari awal kita sudah menekankan agar setiap SPPG mengurus SLHS. Saat ini ada satu SPPG yang menjadi catatan agar tetap menjaga kualitas dan sanitasi serta menjaga kehigienisan menu yang disalurkan,” ucapnya.
Ia juga menghimbau agar para pengelola SPPG terus memperhatikan kebersihan dapur, proses pengolahan makanan, serta sanitasi lingkungan demi menjamin kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Tanjungbalai, Arman Syahputra, mengatakan saat ini beberapa SPPG di kota Tanjungbalai tengah dalam proses pengajuan sertifikat serta melakukan perbaikan fasilitas sesuai standar yang ditetapkan.
“Ada beberapa SPPG yang sedang mengajukan SLHS dan ada juga yang sedang melakukan pembenahan agar sesuai dengan standar higiene dan sanitasi." katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....