Keberangkatan Jemaah Umrah Ditunda Dampak Konflik Timur tengah
- 05 Mar 2026 11:13 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Pengelola travel umroh di Kota Tanjungbalai sambut baik terkait himbauan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengenai penundaan sementara keberangkatan jamaah umroh akibat memanasnya situasi perang di kawasan Timur Tengah.
Korwil Sumut Aceh PT. Safa Marwa Travelindo, Mery Simargolang mengatakan, bahwa pihaknya menghormati dan mendukung penuh langkah pemerintah demi menjaga keselamatan jemaah.
“Kami mengikuti arahan dari Kementerian Haji dan Umrah RI. Keselamatan dan keamanan jemaah adalah prioritas utama. Sementara waktu, keberangkatan yang dijadwalkan bulan syawal kami tunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Mery, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pihak travel telah menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh jemaah yang terdampak penundaan. Selain itu, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memastikan kepastian jadwal terbaru.
“Jemaah pun merespon baik dan memahami situasi yang saat ini terjadi di Timur Tengah dan akan kembali diberangkatkan setelah mendapatkan jadwal dari maskapai,” ucapnya.
Menurutnya, jemaah yang terdampak penundaan asal kota Tanjungbalai berjumlah 25 orang. Pihak travel memastikan seluruh dana jemaah tetap aman dan tidak ada pembatalan sepihak.
Sementara, Kementerian Haji dan Umrah sebelumnya mengimbau seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) agar menunda sementara keberangkatan jemaah. Hal tersebut sebagai langkah mitigasi risiko dampak konflik yang terjadi di sejumlah wilayah Timur Tengah.
Pengelola travel berharap situasi segera kondusif agar jemaah dapat kembali diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umroh dengan aman dan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....