Masyarakat Dukung Budaya Tertib Berjualan Takjil saat Ramadan
- 04 Mar 2026 09:38 WIB
- Medan
RRI.CO.ID,Medan – Pada bulan suci Ramadan, tradisi berburu takjil kembali semarak di berbagai sudut kota. Di sejumlah titik keramaian seperti kawasan Medan dan beberapa daerah lainnya, pedagang takjil mulai memadati tepi jalan sejak sore hari. Namun tahun ini, perhatian masyarakat tertuju pada meningkatnya kesadaran akan budaya tertib dalam berjualan.
Warga menilai penataan lapak yang rapi dan tidak mengganggu arus lalu lintas menjadi kunci kenyamanan bersama. “Kalau saya warga asli daerah Sosa dan sering beli takjil ke Sibuhuan, pedagang takjil ramai dan tempat penjualannya tertib walaupun jalan rayanya kadang macet karena banyak kenderaan besar lewat apalagi sore hari karena jalannya juga tidak terlalu lebar” ujar Lianni warga Pasar Ujung Batu Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara saat berbincang di acara Markobar Programa 4 RRI Medan pada Selasa ( 03/03/2026 ).
Selain soal lokasi, budaya tertib juga mencakup penggunaan kemasan ramah lingkungan serta menjaga kualitas dan kebersihan makanan. Banyak pedagang kini menyediakan tempat sampah di sekitar lapak mereka untuk mengurangi sampah berserakan.
Warga lainnya Armaisyah Nasution asal marbau Kec. Merbau Labuhan Batu Utara mengatakan budaya tertib tersebut juga terlihat di daerah asalnya ."Sekarang lebih tertib, pedagang tidak lagi berjualan di badan jalan. Jadi pembeli juga merasa aman,tertib karena dimulai dari jam 3 sore sampai habis magrib pedagang takjil berjualan",ucapnya.
Ia berharap hal tersebut tidak hanya berlangsung selama Ramadan, tetapi menjadi kebiasaan seterusnya. Ramadan dinilai sebagai momentum untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya ketertiban, kebersihan, dan saling menghormati dalam mencari rezeki.
Dengan meningkatnya kesadaran pedagang dan dukungan masyarakat, suasana berburu takjil pun terasa lebih nyaman, aman, dan penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....