Walikota Tanjungbalai Pastikan Penataan dan Akses Parkir Tertib

  • 03 Mar 2026 06:04 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim B bersama Wakil Walikota Fadly Abdina serta jajaran terkait meninjau langsung keberadaan pedagang yang berjualan di bahu jalan, mulai dari Jalan Karya hingga Simpang Jalan Sudirman dan kawasan Jalan Bahagia.

Dalam peninjauan tersebut, Walikota Tanjungbalai didampingi Wakil Walikota, Asisten Perekonomian, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Kepala Satpol PP, serta sejumlah pejabat terkait untuk memastikan proses penataan berjalan sesuai rencana.

Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim B menyampaikan, berdasarkan pendataan di lapangan, terdapat sebanyak 110 pedagang yang berjualan di sisi kiri dan kanan jalan di sepanjang kawasan tersebut.

“Tadi saya bersama Pak Wakil, Asisten Perekonomian, Pak Kadishub dan Pak Kasat Pol PP memastikan dulu jumlah pedagang yang ada di bahu jalan ini, mulai dari Jalan Karya sampai Simpang Jalan Sudirman dan Jalan Bahagia. Totalnya ada 110 pedagang, baik di sisi kanan maupun kiri,” ujar wali kota.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan penataan, pihaknya terlebih dahulu mengajak para pedagang berdialog guna menyerap aspirasi dan harapan mereka. Salah satu keluhan utama pedagang adalah terkait luasan lapak yang disiapkan.

“Memang mereka punya luasan yang bervariasi. Tapi untuk tempat yang sudah kita siapkan ukurannya 1x2 meter dan tidak bisa diubah lagi, karena dengan ketersediaan lahan yang ada, jumlahnya sudah pas 110 sesuai jumlah pedagang yang kita data,” ucapnya.

Wali Kota juga menginstruksikan Asisten Perekonomian agar memastikan penataan dilakukan dengan rapi dan teratur. Ia menegaskan, area yang sebelumnya dipakai berjualan di bahu jalan harus difungsikan kembali sebagaimana mestinya.

“Supaya masyarakat yang datang untuk berbelanja bahan pangan tidak mengalami kesulitan. Parkirnya juga harus dikelola dengan baik,” katanya. Senin, 2 Maret 2026.

Kepada Kepala Dinas Perhubungan, Walikota meminta agar pengelolaan parkir dilakukan secara profesional sehingga dapat menjadi potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungbalai melalui retribusi parkir.

Selain itu, ia juga meminta Satpol PP untuk turut mengawasi dan menertibkan agar tidak ada lagi pedagang yang kembali berjualan di bahu jalan setelah penataan dilakukan.

“Kalau nanti sudah kita tertibkan, jangan ada lagi cerita yang seperti ini. Jangan jorok dan jangan semrawut,” katanya.

Wali Kota juga menyoroti persoalan akses jalan yang sebelumnya sempat ditutup dengan portal di beberapa titik, termasuk di Simpang Empat Jalan Sudirman dan Jalan Karya.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Kadishub, jangan lagi ditutup. Portal-portal dibuka, bebas semuanya masuk. Bundaran PLN juga kemarin sudah kita bebaskan. Hanya perlu diawasi saja di seputaran sini,” ujarnya.

Dengan penataan tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat yang hendak berbelanja dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan akses maupun parkir, sekaligus menciptakan kawasan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman di Kota Tanjungbalai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....