Sertifikasi Kompetensi Penting, Jaga Standar Kualitas Tenaga Kerja
- 02 Mar 2026 12:54 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Dosen pariwisata, Aziza Fazira, menilai sertifikasi membantu memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan sesuai standar nasional. Sertifikasi kompetensi dinilai penting untuk menjaga standar kualitas di berbagai sektor, termasuk industri makanan dan perhotelan.
Hal itu disampaikannya dalam acara Saturday Upgrade di PRO 2 RRI Medan 92.4 FM, Sabtu, 28 Februari 2026. Aziza mencontohkan pentingnya sertifikasi bagi tenaga penjamah makanan guna menghindari risiko kesalahan produksi.
“Kesalahan kecil itu bisa berdampak besar. Makanya mereka minimal harus mengerti bagaimana cara pengolahan makanan yang baik dan sanitasi yang benar,” ujar Aziza.
Aziza menjelaskan, proses uji kompetensi tidak dilakukan secara tiba-tiba, melainkan melalui tahapan administrasi dan bimbingan teknis. Peserta juga harus melakukan penilaian diri sebelum mengikuti uji kompetensi. “Biasanya kita ada pelatihannya dulu, baru kita kompetensikan keahliannya. Jadi tidak langsung tiba-tiba diuji. Kalau diri kamu sendiri merasa belum mampu, ya belum bisa lanjut. Karena yang pertama diuji itu diri kita sendiri,” kata Aziza.
Aziza menambahkan, sertifikat yang diterbitkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) berlaku selama tiga tahun dan wajib diperbarui. Sementara itu, sertifikat yang diterbitkan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) dari kementerian pendidikan memiliki masa berlaku lebih panjang.
“Kalau yang dari BNSP itu berlaku tiga tahun. Jadi tiga tahun sekali harus upgrade. Kalau LSK itu biasanya berlaku seumur hidup, lebih seperti ijazah,” ujar Aziza.
Aziza berharap generasi muda tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga melengkapi diri dengan sertifikasi sesuai bidang keahlian.
“Kalau sudah tamat cuma dapat ijazah saja, sayang. Setidaknya ada satu sertifikat sesuai kemampuan kita,” ucap Aziza.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....