Ekoteologi dalam Aksi, MTsN 1 Palas Wujudkan Iman melalui Gotong Royong Ramadan

  • 01 Mar 2026 12:18 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Dalam rangka mengisi kegiatan Ramadan 1447 H dengan aktivitas yang bernilai ibadah dan pembentukan karakter, MTsN 1 Padang Lawas melaksanakan gotong royong kelas pada les terakhir setelah rangkaian tadarusan Al-Qur’an, pelaksanaan Sholat Dhuhaa berjamaah, dan kultum pagi. Sabtu, 28 Februari 2026.

Kepala MTsN 1 Padang Lawas, Mahyarni Junida Nasution mengatakan sejak pagi hari, siswa terlebih dahulu mengikuti tadarusan bersama di kelas masing-masing yang dipandu oleh guru. Kegiatan dilanjutkan dengan Sholat Dhuhaa berjamaah di lingkungan madrasah, kemudian diisi dengan kultum singkat yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman," ucap Kepala MTsN 1 Padang Lawas, Mahyarni Junida.

Usai seluruh rangkaian ibadah tersebut, pada jam pelajaran terakhir, siswa bersama wali kelas melaksanakan gotong royong membersihkan ruang kelas dan area sekitar. Mereka menyapu lantai, membersihkan kaca jendela, merapikan meja dan kursi, serta menata kembali sudut literasi dan tanaman hias di depan kelas," katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan nilai ekoteologi yang terus dikembangkan di madrasah. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya diajak memahami ajaran agama secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan nyata, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kepala MTsN 1 Padang Lawas, Mahyarni Junida Nasution menyampaikan bahwa integrasi ibadah dan aksi nyata menjadi ciri khas pembinaan karakter di bulan Ramadan.

“Kami sengaja menempatkan gotong royong setelah tadarus, Sholat Dhuhaa, dan kultum agar siswa memahami bahwa ibadah tidak berhenti pada ritual saja, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa budaya bersih harus menjadi karakter yang tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar kewajiban.

“Ramadan adalah momentum penyucian diri. Lingkungan yang bersih mencerminkan hati yang bersih. Inilah nilai ekoteologi yang ingin kita tanamkan kepada siswa,” kata Mahyarni Junida Nasution.

Sementara, Muhammad Syukron Siregar selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan turut memberikan arahan sebelum kegiatan gotong royong dimulai. Ia mengingatkan pentingnya kebersamaan dan tanggung jawab dalam merawat fasilitas madrasah.

“Setelah kita membersihkan hati melalui tadarus dan sholat, saatnya kita membersihkan lingkungan sekitar. Gotong royong ini melatih disiplin, kerja sama, dan kepedulian sosial,” ucap Muhammad Syukron.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus dibiasakan selama Ramadan agar menjadi budaya positif.

“Kami ingin siswa memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari akhlak mulia. Jika ini dilakukan secara konsisten, maka karakter peduli lingkungan akan tertanam kuat dalam diri mereka,” ucapnya.

Suasana kebersamaan tampak begitu hangat selama kegiatan berlangsung. Siswa saling membantu tanpa membedakan kelas maupun kelompok. Dengan pelaksanaan gotong royong pada les terakhir usai tadarusan, Sholat Dhuhaa, dan kultum ini, MTsN 1 Padang Lawas semakin meneguhkan komitmennya dalam membentuk generasi religius, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sesuai dengan nilai-nilai ekoteologi di bulan suci Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....