Pelayanan Holistik Kemenag Sibolga Kuatkan Iman Lansia

  • 20 Feb 2026 23:36 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menindaklanjuti kolaborasi antara Kementerian Agama Kota Sibolga dan Pemerintah Kota Sibolga, Penyuluh Agama Kristen kembali melaksanaka pelayanan kepada para lanjut usia melalui kegiatan Posyandu Lansia Cumi-Cumi. Kegiatann dipusatkan di Kantor Lurah Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Jumat 20 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rohani dan sosial bagi lansia. Posyandu Lansia Cumi-Cumi mengusung pendekatan pelayanan holistik. Pelayanan tidak hanya berfokus pada satu aspek, tetapi menyentuh seluruh kebutuhan individu secara menyeluruh.

Pelayanan holistik mencakup empat komponen utama, yaitu aspek fisik (kesehatan tubuh dan kebutuhan dasar), aspek psikologis (kesehatan mental, perasaan, dan pikiran), aspek sosial (relasi dengan keluarga dan lingkungan), serta aspek spiritual atau nilai (iman, tujuan hidup, dan keyakinan). Melalui pendekatan ini, para lansia tidak hanya diperhatikan kondisi kesehatannya, tetapi juga dikuatkan secara mental, sosial, dan rohani.

Dalam kesempatan tersebut, penyuluh Robby Simanjuntak, menyampaikan khotbah bertema “Hal Mengikut Yesus” yang diambil dari nats Injil Matius 17:1–9 tentang peristiwa transfigurasi Yesus di atas gunung. Ia menegaskan mengikut Yesus berarti siap dibawa naik ke “gunung” persekutuan yang lebih intim dengan Tuhan.

Gunung melambangkan kedekatan dan pengalaman rohani yang mendalam bersama Allah. Para murid yang menyaksikan kemuliaan Kristus diajak untuk memahami bahwa Yesus bukan sekadar guru, melainkan Anak Allah yang mulia.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa mengikut Yesus bukan hanya menikmati pengalaman rohani. Seperti Petrus yang ingin mendirikan kemah dan tinggal dalam momen kemuliaan itu, manusia sering ingin berhenti pada pengalaman indah. Padahal, kehidupan iman menuntut ketaatan dan kesetiaan, baik di “gunung” maupun di “lembah” kehidupan.

“Inti mengikut Yesus adalah mendengar dan taat kepada firman-Nya. Tuhan memberi penguatan supaya kita tetap setia, sekalipun menghadapi masa sulit,” ucap Robby Simanjuntak.

Selain menerima penguatan iman, para lansia juga diajak untuk tetap menjaga kesehatan, bersyukur dalam segala keadaan, serta berbagi pengalaman hidup. Pendekatan komunikatif dan penuh kekeluargaan membuat kegiatan semakin hidup dan bermakna.

Kasi Bimas Kristen, Rosmawati Habeahan, menyampaikan pelayanan kepada lansia merupakan bagian penting dari tugas gereja dan pemerintah. Menurutnya, para lansia adalah teladan iman dalam keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para lansia tetap kuat dalam iman dan tidak merasa sendiri. Kehadiran kami adalah bentuk perhatian dan kasih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, Muhammad Rosyadi Lubis, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembinaan lansia merupakan wujud komitmen pelayanan menyeluruh.

“Lansia adalah aset rohani yang harus terus diberdayakan dan diperhatikan kesejahteraannya. Sinergi antara penyuluh dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” katanya.

Ketua kelompok Lansia Cumi-Cumi turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sederhana yang semakin mempererat kebersamaan.Melalui kegiatan ini, Penyuluhan Bimas Kristen menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan rohani dan sosial para lanjut usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....