KNTI Sumut Tolak Reklamasi PPSB Berdampak Bagi Nelayan
- 14 Feb 2026 19:55 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Dewan Pengurus Wilayah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (DPW KNTI) Sumatera Utara menolak reklamasi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) dikawasan perairan gabion belawan. Hal itu dikatakan DPW KNTI Sumatera Utara saat menggelar aksi damai dengan berunjuk rasa di kantor PPSB Belawan, Jumat, 13 Februari 2026.
DPW KNTI Sumatera Utara menilai adanya reklamasi (Pelebaran) tersebut akan mempersempit aliran sungai gabion, sehingga bisa berdampak bagi nelayan tradisional.
Plt sekretaris KNTI Sumut , Jabar Hasibuan, mengatakan bahwa sungai gabion belawan merupakan akses utama keluar dan masuk perahu nelayan ingin pergi dan pulang melaut, apabila reklamasi terjadi berdampak besar bagi nelayan.
"Kita Tolak reklamasi sungai gabion belawan, kebetulan sungai itu adalah jalur akses vital nelayan, kalau misalkan itu berdiri reklamasi akan terjadi persempitan alur sungai . Jadi akses nelayan sulit jadinya kalau terjadi reklamasi ini, " kata Jabar dalam keterangannya kepada RRI.
Ia menerangkan bahwa saat ini pihak PPSB belum ada melakukan pembangunan namun sudah melakukan dan persiapan reklamasi tersebut.
"Memang sekarang mereka belum melakukan pembangunan namun sudah melakukan persiapan, seperti survei lokasi, melakukan pemancangan , dan sudah melakukan sketsa perencanaan pembangunan, sebelum terlaksana kami datang berunjuk rasa untuk menolak, " ucapnya.
Ia menambahkan bahwa mereka berunjuk rasa bekerjasama dengan seluruh elemen- masyarakat nelayan yang tergabung dalam organisasi KNTI Sumut.
"Aspirasi dalam aksi damai kita juga sudah diterima oleh instansi terkait. kebetulan saat unjuk rasa kepala PPSB tidak berada di tempat , petugas yang menerima unjuk rasa akan menceritakan tentang Reklamasi ini kepada Kepala PPSB," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....