Warga Serbu Pasar Murah Pemko Medan, Beras dan MinyaKita Habis dalam Hitungan Jam

  • 06 Sep 2026 17:02 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Program pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Pasar murah yang berlangsung di Kelurahan Sei Agul dan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, pada Jumat, 4 September 2026 dimulai pukul 09.00 wib tersebut, diserbu warga. Sejumlah komoditas bahkan habis terjual sebelum sore hari.

Kepala Dinas Koperindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar mengatakan tingginya penyerapan komoditas menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau masih cukup tinggi.

“Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat tinggi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” ujar Hendra, Sabtu, 5 September 2026.

Dalam pelaksanaannya, pasar murah digelar secara serentak di dua kelurahan di Kecamatan Medan Barat. Komoditas yang disediakan berupa beras sebanyak 1,5 ton dan MinyaKita sebanyak 600 liter.

Menurut Hendra, tingginya daya serap menunjukkan program pasar murah masih sangat dibutuhkan masyarakat. Selain membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Pasar murah merupakan salah satu langkah Pemko Medan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Lurah Sei Agul, Ade Kurniawan, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah tersebut. Menurutnya, kegiatan itu sangat membantu masyarakat, khususnya warga dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah.

Ia menyebutkan, pelaksanaan pasar murah di dua kelurahan tersebut dilakukan secara serentak pada 4 September 2026.

“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat tinggi dan seluruh komoditas habis terjual. Semoga kegiatan pasar murah seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya warga ekonomi menengah ke bawah, dapat terbantu,” kata Ade.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....