Satgas Nasional Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Tebing Tinggi
- 29 Agt 2026 12:12 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tebing Tinggi - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam meninjau sejumlah wilayah terdampak banjir di Kota Tebing Tinggi, Rabu, 26 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi kebutuhan penanganan pascabencana.
Wakil Kepala Posko Nasional Satgas, Ridha Hermawan bersama Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik meninjau sejumlah titik. Lokasi tersebut meliputi Gang Pinang, Kelurahan Tualang, Jalan Pulau Sumbawa, Kelurahan Persiakan, serta Jalan Senangin, Kelurahan Badak Bejuang.
Sebelum peninjauan lapangan, Ridha mengatakan pihaknya membutuhkan informasi lebih rinci mengenai perkembangan penanganan pascabencana di Tebing Tinggi. Informasi tersebut akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan Satgas, termasuk terkait percepatan realisasi program pemulihan.
“Mohon dapat informasi lebih detail terkait hal itu, sehingga kami bisa melaporkan kepada Kasatgas terkait capaian mempercepat realisasi dari TKD. Intinya kita mencoba menyampaikan ke masyarakat, program ini telah sampai dan diterima dengan baik di Kota Tebing Tinggi,” katanya.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari supervisi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Agustus 2026.
Melalui kunjungan lapangan, tim memantau progres dan efektivitas rehabilitasi serta rekonstruksi yang telah dilakukan. Tim juga mengidentifikasi kondisi aktual wilayah terdampak dan kebutuhan yang masih diperlukan untuk mempercepat pemulihan.
Sebelumnya, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih menyatakan pemerintah daerah berupaya memastikan pelaksanaan program pemulihan berjalan sesuai ketentuan. Pemkot juga menargetkan penyelesaian program yang telah direncanakan pada September 2026.
“Kami sangat teliti, sangat hati-hati. Semua sesuai regulasi aturan berlaku. Bekerja dengan payung hukum, kajian-kajian seperti itu kami lakukan. Bulan September tahun ini kami selesaikan, kurang lebih 100 persen semua,” ujarnya.
Hasil supervisi lapangan selanjutnya akan dilaporkan kepada Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam. Laporan tersebut mencakup hasil supervisi penanganan pascabencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....