Tebing Tinggi Alokasikan Rp81 Miliar untuk Pascabencana
- 29 Agt 2026 12:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tebing Tinggi – Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengalokasikan Rp81 miliar dari total Rp107 miliar dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 untuk 170 paket pekerjaan di 15 organisasi perangkat daerah (OPD). Anggaran tersebut berkaitan dengan penanganan dan pemulihan pascabencana.
Data itu disampaikan saat kunjungan Wakil Kepala Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam, Ridha Hermawan, di Balai Kota Tebing Tinggi, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Tebing Tinggi, Muhammad Hamdani mengatakan, hingga 21 Agustus 2026, realisasi keuangan tercatat Rp800 juta, sementara realisasi fisik mencapai 38,14 persen. Dari 170 paket pekerjaan, sebanyak 26 dalam proses tender, 90 melalui pengadaan langsung, dan 54 menggunakan e-purchasing.
“Sebanyak 15 OPD mendapatkan TKD dengan jumlah total pekerjaan 170 paket dan saat ini proses tender 26, pengadaan langsung 90, dengan e-purchasing sebanyak 54,” katanya.
Sementara, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih mengatakan pemerintah daerah berhati-hati dalam menggunakan anggaran tersebut. Setiap pekerjaan dipastikan mengikuti regulasi dan memiliki dasar hukum yang sesuai.
“Kami sangat teliti, sangat hati-hati. Semua sesuai regulasi aturan berlaku. Bekerja dengan payung hukum, kajian-kajian seperti itu kami lakukan. Bulan September tahun ini kami selesaikan, kurang lebih 100 persen semua,” ujarnya.
Wakil Kepala Posko Nasional Satgas, Ridha Hermawan mengatakan kunjungan dilakukan untuk memonitor dan mengevaluasi penanganan bencana di Tebing Tinggi. Satgas turut mengevaluasi penyerapan dan efektivitas penggunaan TKD agar manfaat program dirasakan masyarakat.
Inspektur Kota Tebing Tinggi, Muhammad Fachri mengatakan pengawasan dan pendampingan terus dilakukan terhadap pelaksanaan program. Inspektorat juga memonitor kendala yang dihadapi OPD agar penggunaan dana tetap sesuai dengan tujuan mitigasi dan penanganan bencana.
Adapun banjir pada 27–28 November 2025 tercatat berdampak hingga 29 kelurahan di Kota Tebing Tinggi. Pemerintah daerah berharap percepatan program pemulihan dapat mendukung penanganan dampak bencana tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....