MES Sumut Targetkan Industri Tahu Binjai Lebih Modern dan Produktif

  • 02 Agt 2026 17:17 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Binjai - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara mendorong modernisasi industri pembuatan tahu di Kota Binjai melalui peluncuran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI) di Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat, Jumat, 31 Juli 2026. Kehadiran ROKI diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi pelaku UMKM sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengatakan kehadiran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI) menjadi langkah untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui modernisasi industri tahu.

Musa menjelaskan, MES Sumut tidak hanya mendukung pengembangan usaha masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas produksi melalui pemanfaatan teknologi. Menurutnya, dukungan Bank Indonesia berupa penyediaan mesin produksi membuat proses pembuatan tahu menjadi lebih cepat dan efisien dibandingkan cara manual.

"Kita tidak hanya dalam pembuatan ini, tetapi MES hadir untuk mendorong ekonomi masyarakat melalui ekonomi syariah. Dengan bantuan mesin dari Bank Indonesia, proses produksi menjadi lebih cepat, kapasitasnya lebih besar, sehingga tahu bisa segera dipasarkan kepada masyarakat," kata Musa.

Ia mengatakan proses produksi yang sebelumnya memerlukan waktu lebih lama kini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga jam. Menurutnya, percepatan produksi menjadi penting mengingat tahu merupakan produk pangan yang memiliki masa simpan relatif singkat.

Selain pengolahan, Musa Rajekshah berharap pengembangan ROKI ke depan juga didukung dengan peningkatan produksi kedelai dalam negeri. Ia menilai upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku.

Ia menyebut kelompok masyarakat di sekitar ROKI bahkan telah mulai mencoba membudidayakan tanaman kedelai sebagai langkah awal mendukung kebutuhan bahan baku lokal.

Selain itu, sebagai Anggota Komisi V DPR RI, Musa menyebut pihaknya mendorong pembangunan infrastruktur menjadi salah satu upaya pengembangan UMKM di daerah. Menurutnya, jalan yang baik akan mempermudah distribusi hasil produksi masyarakat sehingga biaya angkut lebih murah dan akses pemasaran semakin luas.

"Kita mendorong infrastruktur jalan yang lebih baik supaya angkutan lebih murah, lebih cepat, dan hasil-hasil produksi masyarakat lebih mudah dipasarkan," ujarnya.

Musa berharap ROKI terus berkembang dengan penambahan mesin produksi sehingga kapasitas pengolahan tahu semakin meningkat. Ia juga menargetkan produk tahu dari sentra tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar di Binjai dan Medan, tetapi mampu menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke luar Sumatera Utara.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Iman Gunadi, menegaskan Bank Indonesia akan terus berkomitmen mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan UMKM.

"Bank Indonesia selalu berkomitmen untuk pemberdayaan masyarakat dari bawah. Kita membantu pengembangan UMKM sebagai bagian dari program nasional Bank Indonesia agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin kuat dan masyarakat semakin mandiri," kata Iman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....