Songket Deli Diantara Pelestarian Budaya dan Inovasi Usaha

  • 15 Jan 2026 09:04 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID,Medan :Songket sebagai identitas dan marwah Melayu Deli bukan sekedar kain tradisonal saja namun didalamnya sarat makna diantaranya terdapat doa, adat dan nilai.Dalam Suku Melayu songket selalu hadir dalam moment – moment penting seperti adat, pernikahan, penobatan dan perayaan kehormatan.Hal itu disampaikan oleh dosen Fakultas Ilmu Budaya USU,DR.Tengku Syarfina M.Hum, pada acara Siaran Berjaringan Nasional Suara Budaya Nusantara Programa 4, Rabu (14/01/2026) di studio Podcast RRI Medan.

“Dulu masa kesultanan songket hanya dipakai oleh raja –raja dan pejabat tinggi yang membantu Sultan dan warnanya dulu merah, hijau dan sultan menggunakan kuning.Tahun 2014 saya terpanggil untuk merevitalisasi songket Melayu Deli supaya masyarakat paham, saya menghasilkan satu motif yaitu motif tembakau Deli dan ini terinspirasi dari sejarah bahwa istana maimun salah satu pendanaannya adalah dari hasil tanaman tembakau deli,"Ucap Tengku Syarfina.

Songket Melayu Deli memiliki beberapa motif diantaranya motif tembakau Deli , bunga melur, bunga kenanga, bunga kopi, ular raja, bunga lili dan motif lainnya yang diambil dari Flora yang ada di Sumatera.Sebagai Penggiat IR Songket, ia menuturkan bahwa setiap songket yang dihasilkan memiliki proses yang berbeda.

“Kalau motif yang padat dan menggunakan kain sutera butuh waktu kurang lebih dua minggu menyelesaikannya dibandingkan dengan bahan katun Polyester dengan motif tidak terlalu ramai dan harganya kain sutera mulai dari tiga juta ke atas dan enam ratus lima puluh ribu untuk yang katun tadi,"kata Tengku Syarfina.

Seiring perkembangan zaman, fungsi Songket Deli tidak lagi terbatas pada busana adat. Berbagai inovasi dilakukan oleh para perajin dan pelaku usaha, mulai dari pembuatan busana modern, aksesori, hingga produk interior bernuansa etnik. Inovasi ini membuat Songket Deli semakin relevan dengan selera generasi muda dan pasar global termasuk songket Deli karya Tengku Syafrina yang sudah merambah ke pasar Internasional diantaranya Malaysia,Singapura dan Belanda.

Dengan perpaduan antara pelestarian budaya dan inovasi usaha, Songket Deli tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Melayu Deli, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar ekonomi kreatif. Keindahan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi kini terus hidup dan berkembang mengikuti zaman.( Asma Lubis ).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....