Kemenhut Sumut Lakukan Penanaman Mangrove di Karang Gading

  • 25 Nov 2025 21:56 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Kementerian Kehutanan melaksanakan kegiatan penanaman serentak di seluruh Indonesia pada momentum Hari Menanam Pohon Indonesia pada Selasa(25/11/2025). Adapun di wilayah Sumatera Utara, kegiatan dipusatkan dengan penanaman manggrove di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, Dwi Djanuanto Nugroho, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat budaya menanam sekaligus mendukung upaya penghijauan dan pemulihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.

“Untuk menggelorakan semangat budaya menanam, penghijauan dan pemulihan lingkungan, dan juga menjaga kelestarian yang menjadi tanggung jawab semua pihak baik pemerintah, swasta, masyarakat, bahkan generasi muda,” ujar Djanuanto

Djanuanto menyebut agar kegiatan penanaman tidak hanya bersifat seremonial, keterlibatan masyarakat dan sistem pendukung seperti nursery (persemaian) harus berjalan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap proses penanaman hingga perawatan pohon.

“penanaman tadi dilanjutkan, nanti keterlibatan masyarakat juga dari supporting system nursery itu dikontrol, diawasi, ditanam, dan dirawat. Jadi memang, kegiatan ini merupakan pintu masuk untuk mengkampanyekan semangat penghijauan lingkungan, tapi juga menanam untuk tumbuhan itu juga dikelola dengan baik,” ucapnya.

Sementara, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang diwakili Sekretaris Daerah Sulaiman Harahap, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum penanaman pohon bukan sekadar seremoni tahunan tetapi sebagai pengingat bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab menjaga kelestarian hutan.

“Suaka Marga Satwa Karanggading Langka Timur Laut yang merupakan kawasan hutan yang dikelola oleh Kementerian Kehutanan yang telah berhasil menambah lahan mangrove 7386 hektare, yang telah berkontribusi juga dalam menurunkan ruasan lahan kritis di Provinsi Sumatera. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang” ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dan pelajar dengan penanaman 100 batang Rizophora mucronata (Bangka) dan 200 batang Rhizopara apiculata (Bakau Merah).(Penulis: Raihan Putri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....