Trafik Jalan Tol Trans Sumatra Lebaran 2026 Tembus 3,3 Juta Kendaraan

  • 02 Apr 2026 21:32 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – PT Hutama Karya (Persero) mencatat tingginya mobilitas masyarakat di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode mudik dan balik Lebaran 2026, mencapai lebih dari 3,3 juta kendaraan. Data tersebut terdiri dari 3,16 juta kendaraan di ruas tol operasional, dan lebih dari 173 ribu kendaraan di ruas tol fungsional selama periode 13–30 Maret 2026.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, mengatakan secara umum trafik pada ruas tol operasional mengalami peningkatan sebesar 84 persen dibandingkan volume lalu lintas normal. Ia menyebut capaian tersebut menunjukkan JTTS semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu menghadirkan perjalanan yang efisien, aman, dan nyaman.

“Secara umum, arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di JTTS berjalan lancar. Memang sempat terjadi kepadatan lalu lintas menuju maupun keluar akses ruas fungsional Tol Palembang– Betung, namun Hutama Karya bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama kepolisian daerah setempat dan instansi terkait untuk melakukan rekayasa lalu lintas, sehingga kondisi di lapangan dapat segera tertangani dan perjalanan pengguna jalan tetap terkendali,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

Iwan menjelaskan, berdasarkan data harian, puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 dengan total lebih dari 194 ribu kendaraan. Terdiri dari lebih dari 183 ribu kendaraan di ruas operasional dan lebih dari 11 ribu kendaraan di ruas fungsional. Sementara puncak arus balik terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 dengan total lebih dari 264 ribu kendaraan, yakni lebih dari 251 ribu kendaraan di ruas operasional dan lebih dari 12 ribu kendaraan di ruas fungsional.

Iwan mengatakan, pada ruas tol operasional, trafik tertinggi tercatat di Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) dengan total lebih dari 703 ribu kendaraan. Dari sisi pertumbuhan terhadap volume lalu lintas normal, peningkatan tertinggi terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh sebesar 236 persen.

Sementara itu, pada ruas tol fungsional, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) mencatat lebih dari 86 ribu kendaraan dan Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) juga dilintasi lebih dari 86 ribu kendaraan. Kehadiran ruas fungsional ini membantu mendistribusikan arus kendaraan dan memberikan alternatif perjalanan yang lebih lancar bagi pengguna jalan.

Iwan menambahkan tingginya mobilitas ini juga didukung oleh semakin luasnya konektivitas JTTS yang kini semakin terintegrasi. Ia menilai kesiapan infrastruktur, personel operasional, serta koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga layanan tetap optimal selama periode trafik tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....