Angleb Kualanamu Ditutup,Trafik Penerbangan Naik 4 Persen

  • 31 Mar 2026 23:45 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - PT Angkasa Pura Aviasi menutup secara resmi Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran (Angleb) 1447 H / 2026 di Bandara udara Internasional Kualanamu. PT Angkasa Pura Aviasi mencatat jumlah penerbangan pesawat tumbuh sebesar 4% Selama periode Angkutan Lebaran tersebut.

"Selama periode tersebut, kinerja operasional menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Total pergerakan pesawat udara tercatat tumbuh sebesar 4% dibandingkan tahun 2025, dengan realisasi mencapai 2.801 penerbangan," Kata Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono saat penutupan posko terpadu angkutan udara Lebaran di Bandara Kualanamu, Senin 30 Maret 2026.

Ia menambahkan sementara itu, sedangkan jumlah penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 1,7% atau mencapai 420.285 penumpang.

"Kinerja angkutan kargo selama periode posko tercatat sebesar 2.093 ton, dengan On Time Performance (OTP) mencapai 72%, serta tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 86%, yang mencerminkan tingginya permintaan perjalanan udara selama periode Lebaran tahun ini," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran ) dengan pergerakan 173 pesawat dan 27.034 penumpang. Sementara puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 (H+7 Lebaran) dengan pergerakan 174 pesawat dan 28.964 jumlah penumpang.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan pihaknya juga secara resmi melakukan penutupan posko angkutan Lebaran tahun 2026. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas operasional yang telah bekerja bekerja optimal sehingga penyelenggaraan angkutan udara Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

"Selama periode Angleb tidak ada kejadian yang menonjol baik itu Aspek kesehatan dan keamanan. Semua Aktivitas di bandara Kualanamu berjalan tertib dan lancar, " ujarnya.

Ia menyebutkan dalam periode angkutan tersebut ada beberapa pesawat delay disebabkan oleh kerusakan pesawat maupun kondisi cuaca yang kurang baik. Namun atas kerjasama yang baik dari semua stakeholder semua dapat ditangani dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....