Trafik Tol Trans Sumatra Tembus 209 Ribu Kendaraan, Arus Balik Masih Tinggi

  • 27 Mar 2026 13:22 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – PT Hutama Karya (Persero) mencatat trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) masih tinggi pada periode arus balik Lebaran 2026. Berdasarkan data 25 Maret 2026, volume lalu lintas masih mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal.

Plt EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan meskipun mulai landai dibandingkan hari sebelumnya, mobilitas masyarakat masih berlangsung di berbagai wilayah. Ia mengatakan kondisi ini terutama terlihat pada ruas penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.

“Secara umum, volume lalu lintas tetap mengalami peningkatan dibandingkan trafik normal, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 209.536 kendaraan atau meningkat 132,46 persen dibandingkan trafik normal. Data tersebut menunjukkan arus balik masih berlangsung signifikan.

Adapun rincian trafik di sejumlah ruas tol, yakni Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung sebanyak 26.357 kendaraan atau naik 103,48 persen, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sebanyak 26.767 kendaraan atau naik 106,01 persen. Kemudian, Tol Betung–Tempino–Jambi sebanyak 9.315 kendaraan atau naik 18,54 persen.

Selain itu, Tol Bengkulu–Taba Penanjung mencatat 3.730 kendaraan atau naik 153,22 persen. Tol Pekanbaru–Dumai sebanyak 21.434 kendaraan atau naik 53,03 persen, dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar sebanyak 17.748 kendaraan atau naik 297,14 persen.

Ruas lainnya, Tol Indrapura–Kisaran mencatat 21.233 kendaraan atau naik 148,80 persen, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sebanyak 43.411 kendaraan atau naik 185,94 persen, Tol Binjai–Langsa sebanyak 17.926 kendaraan atau naik 130,83 persen. Selanjutnya, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 sebanyak 13.909 kendaraan atau naik 381,45 persen, serta Tol Padang–Sicincin sebanyak 7.706 kendaraan atau naik 282,62 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....