Pelepasan Peserta Mudik Gratis di Stasiun KA Medan
- 16 Mar 2026 15:56 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberangkatkan ratusan masyarakat yang mengikuti program mudik gratis di Stasiun Kereta Api Medan, Senin, 16 Maret 2026. Program ini digelar untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik Lebaran.
Adapun mudik gratis yang berlaku yakni Kereta Api (KA) Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai berangkat pukul 07.15 WIB dengan jumlah 250 penumpang, Sedangkan KA Sribilah Utama relasi Medan-Rantau Prapat juga telah diberangkatkan pada Pukul 10.00 WIB.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sekira 50,60 persen masyarakat Indonesia mengikuti tradisi mudik setiap tahun. Menurut Bobby, penggunaan kendaraan pribadi dalam perjalanan mudik masih mendominasi.
"Data dari Kementerian Perhubungan menunjukkan 50,60 persen masyarakat Indonesia mengikuti tradisi mudik. Dari sebaran itu, kendaraan pribadi masih di atas 50 persen, baik roda empat maupun roda dua, bahkan jika ditotalkan lebih dari 60 persen kendaraan pribadi digunakan untuk kegiatan mudik,” ujar Bobby saat menghadiri kegiatan pelepasan peserta mudik.
Pemerintah provinsi Sumatera Utara menghadirkan program mudik gratis sebagai upaya mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Bobby berharap program ini juga dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.
"Kami dari pemerintah provinsi membantu mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dengan menyiapkan kendaraan umum untuk digunakan masyarakat dalam kegiatan mudik. Ada lebih dari 6.500 tiket yang sudah dibagikan kepada masyarakat yang akan mudik ke beberapa daerah," ucap Bobby.
Bobby juga menegaskan agar pembagian tiket mudik gratis benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Selain itu, Bobby juga mengingatkan para penyedia transportasi untuk meningkatkan kualitas layanan agar mampu bersaing dengan kendaraan pribadi.
"Ini memang bagi-bagi, gratis, dan benar-benar untuk masyarakat yang membutuhkan agar mereka bisa pulang ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama keluarga. Tingginya penggunaan kendaraan pribadi menandakan transportasi publik kita masih kalah saing, masih perlu perbaikan dari sisi fasilitas, kenyamanan, dan mungkin juga jam layanan," kata Bobby.
Di akhir sambutannya, Bobby mendoakan para pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan kembali ke Medan dalam keadaan baik setelah bersilaturahmi bersama keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....