Cegah Peningkatan Laka Lantas saat Arus Mudik Sumut
- 13 Mar 2026 08:31 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- PT KAI telah menerapkan arus mudik mulai tanggal 11 Maret 2026. Peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat jelas, dengan puncak yang diperkirakan mencapai hingga 12 ribu orang per hari. Prediksi total kapasitas selama beberapa hari ke depan masih sekitar 20 ribu orang penumpang. KA Putri Deli menjadi salah satu kereta yang paling banyak diminati masyarakat, dan kabarnya banyak yang memilih KA karena dianggap lebih aman dibandingkan melintas melalui jalan raya. Hal ini dikatakan Awal Yuli Prasetyo (PLT Manager Humas PT KAI Divisi Regional 1 Sumut) saat menjawab pertanyaan host Aspirasi Sumut Indra Widyastuti di Programa 1 RRI Medan FM 94.3 MHz, Kamis (12/3/2026) pagi.
Lebih lanjut Awal mengatakan salah satu permasalahan adalah masyarakat yang masih banyak membeli tiket secara dadakan, padahal himbauan pembelian tiket sejak dini telah diberikan jauh-jauh hari. Mungkin sebagian masyarakat masih menunggu kepastian hari libur sebelum memutuskan untuk mudik. Selain itu, risiko kecelakaan tetap menjadi perhatian. Tahun lalu, tercatat sekitar 39 kasus kecelakaan di jalur rel Sumut, dan hingga saat ini sudah terjadi 5 kasus.
Sedangkan Dr. Parlindungan Purba, S.H, M.M (Ketua Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia Sumut) yang juga menjadi narasumber Aspirasi Sumut mengatakan bahwa mudik pada dasarnya adalah siklus kegiatan mobilitas atau pergeseran penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Kegiatan ini sudah sering dilakukan, tetapi kita masih belum bisa mengendalikan terjadinya kecelakaan. Faktor penyebabnya dapat dilihat dari tiga aspek: diri sendiri (disiplin pribadi), fasilitas, dan regulasi. Tahun lalu, banyak laka lantas terjadi di jalan raya, dengan faktor utama seperti mengantuk saat mengemudi, bermain ponsel, dan bahkan meminum obat yang dapat mengganggu konsentrasi.
“ Transportasi kereta api memiliki potensi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas karena dapat mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya. Selain itu, keselamatan di jalur rel juga dapat ditingkatkan melalui himbauan dan pengawasan yang intensif, “ jelas Awal.
“ Saya sepakat bahwa setiap moda transportasi memiliki peranannya masing-masing. Namun, inti dari pencegahan laka lantas terletak pada disiplin pribadi pengguna jalan. Tanpa kesadaran diri yang baik, bahkan fasilitas dan regulasi yang terbaik pun tidak akan maksimal dalam mencegah kecelakaan, ujar Parlindungan
Diakhir dialog Awal Yuli memberikan himbauan dan harapannya agar PT KAI mengambil beberapa langkah, antara lain menghimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melewati pelintasan sebidang, serta menurunkan petugas di 82 titik yang dianggap potensial terjadi kecelakaan untuk mengawasi pintu utama dan pelintasan sebidang. Kami juga menjalin kerja sama dengan pihak perhubungan untuk menyinkronkan upaya pencegahan. Harapannya, semua pengguna jalan dapat lebih berhati-hati.
Parlindungan Purba juga memberikan himbauan dan harapannya untuk Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia Sumut akan terus melakukan advokasi dan penyuluhan mengenai pentingnya disiplin diri pengguna jalan. Kami juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk mengevaluasi fasilitas dan regulasi yang ada, agar lebih mendukung keselamatan perjalanan saat mudik dan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....