Wali Kota Medan Pastikan Pelayanan Maksimal Selama Mudik Lebaran

  • 12 Mar 2026 21:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota Medan berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat, selama mudik Lebaran 2026. Pelayanan ini bersinergi bersama unsur TNI dan Polri.

Menurut Rico, momentum Idulfitri harus berlangsung aman dan nyaman. Terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, maupun warga yang tetap berada di Kota Medan.

"Pemko Medan bersama TNI dan Polri bersiap menyambut Idulfitri dengan menyiapkan pelayanan maksimal, khususnya dalam melakukan pengamanan. Kami memastikan seluruh elemen pendukung pemerintah bekerja sama menciptakan rasa aman bagi warga yang hilir mudik," ujar Rico Waas usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat Toba 2026” di Polrestabes Medan, Kamis 12 Maret 2026.

Selain itu, Rico mengatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran di tingkat kewilayahan agar aktif berkoordinasi dalam memantau kondisi keamanan lingkungan permukiman secara intensif. Ia mengimbau warga yang akan meninggalkan rumah untuk melapor ke pihak kelurahan.

"Kepada warga yang akan melakukan mudik, agar melaporkan ke kelurahan. Sehingga nanti dapat dipantau oleh aparat kita yang ada di kewilayahan," ucap Rico.

Di sisi lain, Pemko Medan juga memastikan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat, seperti kebakaran di rumah yang ditinggalkan pemiliknya, maupun kemungkinan bencana alam.

“Seluruh personel berada dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kejadian tidak terduga, baik kebakaran maupun bencana yang mungkin terjadi,” ucapnya.

Terkait kebutuhan masyarakat selama Lebaran, Rico Waas menyampaikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan dipastikan aman berdasarkan laporan dari Pertamina. Selain itu, ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) juga relatif mencukupi, dengan harga yang masih terpantau stabil di sejumlah pasar.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan Operasi Terpusat “Ketupat Toba 2026” dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama 13 hari. Operasi ini mulai dilaksanakan pada 13 hingga 25 Maret 2026.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan BBM dan LPG. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying, dan membeli sesuai kebutuhan,” kata Jean Calvijn.

Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Jean Calvijn mengatakan pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah skenario yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB). Di antaranya rekayasa lalu lintas, pembatasan operasional angkutan barang, serta penyediaan fasilitas tempat istirahat bagi para pemudik.

Di Kota Medan, Polrestabes Medan menyiapkan 13 pos pengamanan, satu pos pengamanan terpadu, serta satu pos pelayanan yang tersebar di berbagai titik strategis.

"Untuk di Kota Medan, Polrestabes Medan telah menyediakan 13 Pos Pam, 1 Pos Pam Terpadu dan 1 Pos pelayanan yang tersebar di 13 titik. Masyarakat diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas ini," ucap Jean Calvijn.

Ia juga menambahkan Polri menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi warga yang mudik di masing-masing kantor kepolisian.

Rekomendasi Berita