Reklamasi Pesisir Pantai Manado

  • 26 Mei 2024 13:52 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Reklamasi adalah kegiatan memperluas daratan dengan cara menimbun wilayah perairan, seperti laut, danau atau rawa dengan tujuan utama pembangunan dan peningkatan ekonomi, serta memiliki berbagai tujuan spesifik yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

Namun kegiatan ini banyak menuai sorotan masyarakat, menanggapinya Pemerhati Lingkungan Sulawesi Utara yang juga merupakan Ketua Lembaga Geospasial Bumi Nusantara Agus Santoso Budiharso menyampaikan ada dampak positif juga dampak negatif dari reklamasi pesisir pantai khususnya di Kota Manado.

Contoh dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat antara lain dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, dapat menarik investor dan peluang lapangan pekerjaan baru. Sedangkan dampak negatif dari reklamasi pesisir pantai antara lain merusak ekosistem laut, terjadinya pergeseran arus laut dan mengganggu rantai makanan laut.

“Secara langsung dampak positif dari reklamasi teluk Manado yaktu dampak meningkatkan ekonomi masyarakat, reklamasi juga dapat menciptakan belahan baru dipergunakan untuk Pembangunan infrastruktur seperti pusat perbelanjaan dan perkantoran dan dapat menarik investor lokal dan mancanegara’’ ucap Agus

Lebih lanjut Agus menyampaikan dampak positif dari proses reklamasi pesisir Pantai yakni dampak pariwisata seperti hotel dan tempat rekreasi dapat meningkatkan jumlah wisatawan sehingga meningkatkan pendapatan daerah serta pengembangan infrastruktur transportasi umum, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Adapun dampak negatif dari reklamasi pesisir pantai yakni dapat merusak ekosistem laut yakni dapat merusak habitat alami termasuk terumbu karang dan ekosistem mangrove yang penting bagi kehidupan laut. Reklamasi juga dapat menyebabkan terjadinya pergeseran oceanografi atau pergeseran arus laut sehngga jika tidak dilakukan mitigasi resiko akan berdampak pada area mangrove.

Selain dampat negatif dari yaitu dapat mengganggu rantai makanan laut sehingga mempengaruhi biota laut, meningkatnya polusi air dan penurunan batas air akibat konstruksi. Ada juga dampak sosial yakni terjadinya konflik dengan masyarakat sekitar daerah reklamasi.

Studi kelayakan sangat penting untuk memastikan bahwa proses reklamasi pantai dilakukan dengan cara yang berkelanjutan, menguntungkan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Fungsional Pengawas Lingkungan dan Penyidik Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Freddy Mandagi menyampaikan proses reklamasi pantai harus melewati studi kelayakan untuk memastikan bahwa reklamasi tersebut layak dilaksanakan. 

“Tentunya harus ada studi kelayakan yang dilakukan oleh konsultan untuk menentukan dampak sosial dan ekoomi dari reklamasi pesisir pantai apakah menguntungkan atau merugikan sehingga apabila lebih dominan merugikan perlu pertimbangan untuk mengeluarkan persetujuan lingkungannya yang merupakan kewenangan provinsi’’ Ucap Freddy

Dengan melewati tahapan studi kelayakan dan analisis dampak lingkungan, risiko dari reklamasi pesisir pantai kota Manado dapat diminimalkan dan manfaat yang dihasilkan dapat dimaksimalkan untuk masyarakat.


Rekomendasi Berita