Waspadai Tanda Gejala Super Flu 2026

  • 31 Jan 2026 06:59 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado: Kasus Super Flu yang muncul pada awal 2026 menunjukkan pola gejala yang lebih berat dibandingkan flu musiman. Pengenalan gejala sejak tahap awal menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Dikutip dari rsannamedika.co.id, tanda paling dominan adalah peningkatan suhu tubuh yang signifikan. Penderita umumnya mengalami demam di atas 38,5 derajat Celsius selama beberapa hari berturut-turut. Pada sejumlah kasus, suhu tubuh meningkat hingga 39–41 derajat Celsius dan disertai menggigil intens serta rasa panas yang sulit diturunkan dengan obat konvensional.

Keluhan nyeri otot dan sendi menjadi gejala berikutnya yang sering muncul. Nyeri dirasakan menyeluruh, terutama pada punggung, lengan, dan kaki, dengan intensitas yang menyebabkan keterbatasan gerak. Kondisi ini berbeda dari flu biasa yang umumnya hanya menimbulkan pegal ringan.

Super Flu juga menyebabkan penurunan stamina yang drastis. Penderita merasakan kelelahan berat, sulit melakukan aktivitas ringan, serta membutuhkan waktu istirahat lebih lama dari biasanya. Rasa lemah ini dapat bertahan meskipun demam mulai menurun.

Gejala pernapasan ditandai dengan batuk kering yang menetap. Batuk dapat berlangsung hingga beberapa minggu dan terkadang disertai rasa sesak napas ringan atau tekanan di dada. Sakit kepala dengan rasa berat di area dahi dan sekitar mata juga kerap menyertai, disertai sensitivitas terhadap cahaya.

Keluhan lain meliputi hidung tersumbat dengan cairan berlebih, nyeri tenggorokan yang mengganggu saat menelan, serta pada sebagian kecil kasus muncul gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau diare ringan.

Masyarakat disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami kombinasi gejala tersebut, khususnya jika demam tinggi berlangsung lebih dari tiga hari atau muncul gangguan pernapasan.

Rekomendasi Berita