Pegadaian Manado Genjot Investasi Emas, Target 135 Kg
- 04 Mar 2026 19:06 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - PT Pegadaian Area Manado terus memperluas inovasi layanan investasi emas dengan memanfaatkan teknologi digital. Deputi Bisnis Area Manado 1, Andi Vivin Budi P., mengatakan saat ini masyarakat dapat menabung emas secara fleksibel melalui aplikasi Tring, bahkan dengan nominal kecil, serta melakukan cicilan emas batangan dengan tenor mulai tiga bulan hingga tiga tahun.
“Dengan aplikasi Tring, investasi emas kini semakin mudah. Nasabah bisa top up kapan saja, membeli emas dengan nominal minimal Rp10 ribu, dan memilih cicilan emas fisik sesuai kemampuan,” ujar Vivin, Rabu, 4 Maret 2026.
Hingga kini, saldo tabungan emas masyarakat Manado tercatat sekitar 120 kilogram. Pegadaian menargetkan saldo ini bertambah sekitar 10 - 15 kilogram sepanjang tahun, seiring meningkatnya animo masyarakat. Cicilan emas ditargetkan sekitar 25 kilogram per bulan dan sudah tercapai pada awal tahun 2026.
Vivin menambahkan, Pegadaian juga berencana menghadirkan ATM emas di Kota Manado dalam beberapa bulan ke depan. Layanan ini memungkinkan nasabah mencetak emas batangan mulai satu gram hingga 100 gram langsung di mesin ATM. “Ini bagian dari komitmen Pegadaian untuk mempermudah akses investasi dan transaksi emas bagi masyarakat,” katanya.
Selain itu, Pegadaian aktif melakukan edukasi literasi keuangan bagi generasi muda melalui program di kampus dan sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran investasi dan menghindarkan anak muda dari praktik pinjaman online ilegal. Program ini juga membidik para penambang emas rakyat agar bisa memanfaatkan layanan gadai secara resmi untuk likuiditas usaha mereka.
Dengan layanan digital dan inovasi yang terus berkembang, Pegadaian optimistis investasi emas akan semakin diminati masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Manado sebagai salah satu pusat pertumbuhan bisnis emas di Sulawesi Utara.