[Hoaks] PLTN Israel Hancur Akibat Serangan Iran

  • 13 Mar 2026 01:58 WIB
  •  Manado

RRI.co.id, Manado – Beredar di media sosial sebuah video yang diklaim sebagai dokumentasi pembangkit listrik tenaga nuklir Israel hancur akibat serangan Iran. Unggahan tersebut muncul dari akun Instagram “rigitrogot” pada 4 Maret 2026 dan menyertakan narasi bahwa ketegangan Iran–Israel memicu serangan terhadap reaktor nuklir.

Namun, hasil penelusuran Tim Pemeriksa Fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) melalui kanal TurnBackHoax menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar.

Tim pemeriksa fakta menelusuri tangkapan layar video menggunakan fitur pencarian gambar dan menemukan sumber aslinya di kanal YouTube Arcorize berjudul “Explosion at Balakeya Arms Depot in Eastern Ukraine” yang diunggah pada 26 Maret 2017.

Video tersebut sebenarnya merupakan dokumentasi ledakan gudang amunisi militer di kota Balakliya, Ukraina timur pada 2017. Peristiwa itu dilaporkan terjadi setelah kebakaran besar yang diduga dipicu oleh sabotase.

Media internasional Task & Purpose dalam laporannya menjelaskan bahwa depot tersebut menyimpan lebih dari 10.000 ton amunisi yang digunakan untuk mendukung operasi militer Ukraina dalam konflik dengan kelompok separatis di wilayah tersebut.

Akibat ledakan tersebut, sekitar 20.000 warga Balakliya dievakuasi untuk menghindari risiko lanjutan dari rangkaian ledakan yang terjadi setelah kebakaran.

Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut sebagai dokumentasi pembangkit listrik tenaga nuklir Israel yang hancur akibat serangan Iran dipastikan tidak benar dan tergolong konten menyesatkan (misleading content).

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang beredar di media sosial sebelum mempercayai atau menyebarkannya kembali.

Rekomendasi Berita