Minim Dialog Bikin Rencana Perempuan Tersendat
- 02 Mar 2026 17:12 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Minimnya dialog terbuka soal rencana pendidikan dan karier dalam rumah tangga dinilai menghambat langkah perempuan untuk berkembang secara optimal.
Isu tersebut mengemuka dalam Majalah Udara Pengarusutamaan Gender RRI Mamuju, Senin 2 Maret 2026, bersama Tenaga Pendidik Universitas Sulawesi Barat, Sriwiyata Ismail.
Program itu membahas keseimbangan pendidikan dan karir perempuan di era kontemporer, termasuk pentingnya komunikasi setara dengan pasangan.
Sriwiyata menekankan, dialog dan komunikasi terbuka dengan pasangan menjadi syarat penting agar rencana masing-masing tidak saling menghambat.
“Lalu kemudian membangun dialog dan komunikasi yang terbuka dengan pasangan mengenai rencana kita masing-masing gitu,” ujarnya.
Ia menyebut, rencana perempuan mengejar pendidikan dan karir seringkali tidak diselaraskan dengan rencana pasangan karena jarangnya pembicaraan mendalam di dalam keluarga. Akibatnya, konflik peran, kesalahpahaman, serta tekanan emosional mudah muncul ketika tanggung jawab domestik tidak dibagi secara adil.
Sriwiyata mengingatkan, kualitas kesehatan mental dan pencapaian impian perempuan sangat dipengaruhi pola komunikasi yang terbangun di rumah.
“Hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan mental dan pencapaian terhadap impian-impian kita itu berasal dari beban yang berat dalam rumah tangga,” tuturnya.
Menurutnya, kurangnya dialog mengenai pembagian peran dan rencana masa depan berujung pada beban berlebih yang ditanggung satu pihak, terutama perempuan. Kondisi ini kerap tidak disadari sejak awal karena pasangan belum membicarakan ekspektasi, dukungan, dan batasan masing-masing secara jujur.
Sriwiyata menambahkan, pasangan juga perlu memiliki kesadaran gender agar peka terhadap ketimpangan yang dialami perempuan dalam pendidikan, karir, dan kerja domestik. Dengan dialog intensif dan saling menghargai, keseimbangan peran diharapkan tercapai sehingga perempuan dapat berkembang tanpa mengorbankan kesehatan mental.