Warga Sulbar Antusias Sambut Gerakan Pangan Murah

  • 12 Mar 2026 12:31 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Masyarakat Sulawesi Barat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Daerah khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, karena program ini dinilai membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar tradisional.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Bidasari, mengatakan minat masyarakat untuk berbelanja dalam kegiatan GPM sangat besar, terutama karena momentum Ramadan yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

Menurutnya, masyarakat bahkan sering menanyakan jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut karena harga pangan yang dijual dalam program GPM berada di bawah harga pasar.

“Antusias masyarakat sangat besar, apalagi ini sudah mendekati Hari Raya Idul Fitri. Masyarakat selalu bertanya, kapan GPM-nya bu, kapan GPM-nya? Karena memang harga yang dijual di GPM ini di bawah harga pasar,” kata Bidasari saat dikonfirmasi, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan GPM oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kali ini merupakan kegiatan terakhir di tingkat provinsi. Sementara untuk tingkat kabupaten masih akan terus dilaksanakan dalam waktu dekat.

Berdasarkan informasi yang diterima, Kabupaten Mamuju dijadwalkan menggelar GPM pada 12 Maret di Desa Tadui dan 13 hingga 14 Maret di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju. Sementara di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung pada 13 Maret.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Barat, Harsinah Suhardi, juga mengakui tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut karena selisih harga yang cukup terasa dibandingkan dengan harga di pasar.

Meski demikian, ia menilai kegiatan ini tidak bisa terlalu sering dilaksanakan karena dapat berdampak pada pedagang di pasar tradisional.

“Antusias masyarakat sangat tinggi karena harganya memang agak selisih. Tapi kegiatan ini juga tidak bisa terlalu sering, karena pedagang di pasar nanti bisa merasa dirugikan,” ujar Harsinah.

Ia menambahkan, Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang biasanya dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ramadan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan TP PKK.

Harsinah berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah.

Rekomendasi Berita