Transfer ke Daerah ( TKD ) di Sulbar Tumbuh Positif 10,29 Persen
- 27 Feb 2026 11:30 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Transfer ke Daerah (TKD) di Provinsi Sulawesi Barat hingga akhir Januari 2026 mencatat pertumbuhan positif sebesar 10,29 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Barat, Tjahjo Purnomo, menyampaikan kenaikan TKD tersebut didorong oleh penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) Block Grant periode Januari 2026 kepada seluruh pemerintah daerah se-Sulawesi Barat.
Selain itu, penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik juga berkontribusi signifikan, khususnya untuk pembayaran Tunjangan Guru ASN Daerah periode Januari 2026.
“Penyaluran DAU Block Grant dan DAK Non Fisik, terutama untuk tunjangan guru ASN daerah, menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan TKD pada awal tahun ini,” ujar Tjahjo saat pihaknya menggelar media briefing di Aula kantornya, Jumat, 27 Februari 2026.
Namun demikian, lanjut dia memaparkan, hingga akhir Januari 2026, DAK Fisik, Insentif Fiskal, dan Dana Desa belum mencatatkan realisasi.
Secara keseluruhan, meskipun penerimaan negara mengalami tekanan akibat faktor eksternal berupa fluktuasi harga komoditas global, belanja negara di Sulawesi Barat tetap tumbuh positif.
Menurut Tjahjo, kondisi ini mencerminkan peran APBN sebagai instrumen penjaga stabilitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah pada awal tahun 2026.
Ia menegaskan, sinergi antara instansi vertikal dan pemerintah daerah menjadi kunci utama agar manfaat APBN dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat di Sulawesi Barat.
“Dengan kolaborasi yang kuat, APBN diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.