Hoaks, Aktivis Aceh Demo di Gedung PBB Tuntut Referendum
- 15 Jan 2026 14:59 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Sebuah video yang diklaim memperlihatkan “aktivis Aceh demo di Gedung PBB menuntut referendum” beredar luas di media sosial Facebook. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun “Viral News” pada Jumat (9/1/2026), menampilkan sekelompok orang berorasi sambil membawa bendera bergambar bulan bintang dan spanduk bertuliskan “Stop Deforestation, illegal mining, sending militer, save Acheh Sumatera”.
Narasi yang menyertai unggahan menyebutkan bahwa aksi tersebut merupakan tuntutan referendum Aceh di Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hingga Kamis (15/1/2026), video itu telah meraih lebih dari 3.800 tanda suka, sekitar 1.360 komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 350 kali.
Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak sesuai dengan konteks asli video. Rekaman itu sebenarnya merupakan dokumentasi aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh diaspora Indonesia di Amerika Serikat, khususnya yang berasal dari Aceh dan tergabung dalam komunitas Aceh Community Center.
Aksi tersebut bertujuan mendesak Pemerintah Indonesia agar segera menetapkan status darurat nasional menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Tidak terdapat tuntutan referendum dalam aksi tersebut.
Dengan demikian, unggahan yang menyebut “aktivis Aceh demo di Gedung PBB tuntut referendum” tergolong sebagai konten dengan konteks yang salah atau false context, karena memelintir tujuan asli dari aksi demonstrasi yang terekam dalam video tersebut.