Kanwil Kemenag Sulbar Siapkan 52 KUA sebagai Masjid Ramah Musafir

  • 10 Mar 2026 13:20 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan sebanyak 52 Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai Masjid Ramah Musafir guna mendukung kenyamanan para pemudik yang melintas di wilayah Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, dalam dialog interaktif di RRI Mamuju, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dari total 63 KUA yang ada di Sulawesi Barat, sebagian besar telah disiapkan untuk mendukung program tersebut, terutama KUA yang berada di jalur utama Trans Sulawesi yang menjadi jalur padat arus kendaraan saat mudik.

"Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat ini kan ada 63 KUA. Jadi hari ini yang kita wajibkan itu terutama KUA yang berada pada Trans Sulawesi, karena memang Trans Sulawesi itu volumenya jalur yang paling padat. Tapi Alhamdulillah dari jumlah itu teman-teman yang lain misalnya yang jalur ke Mamasa ada juga yang sudah siapkan juga Masjid Ramah Musafir," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang ada, dari 63 KUA yang ada di Sulawesi Barat, saat ini sudah terdapat 52 KUA yang menyediakan fasilitas Masjid Ramah Musafir.

"Saya melaporkan bahwa dari 63 KUA ada 52 Masjid Ramah Musafir yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Jadi tinggal ada 11 KUA yang tidak menyediakan karena mungkin ini KUA yang berada pada pegunungan,"jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan data dari kepolisian, keberadaan Masjid Ramah Musafir juga dinilai memberikan dampak positif terhadap keselamatan para musafir, khususnya bagi para pengendara yang membutuhkan waktu istirahat saat melakukan perjalanan jauh.

"Hasil identifikasi Dirjen Bimas Islam Republik Indonesia dan Kementerian Agama Pusat, tahun ini kan sudah ada perhitungan berapa kecelakaan dan seterusnya. Ini laporan dari Polri ada penurunan setelah adanya Masjid Ramah Musafir, karena seperti yang saya bilang bahwa orang yang singgah ini mereka yang kecapean. Kalau kecapean dalam kondisi berkendara itu potensi kecelakaannya ada," tambahnya.

Melalui program tersebut, Kanwil Kemenag Sulbar berharap para pemudik dapat memanfaatkan KUA yang menfasilitasi masjid sebagai tempat singgah sementara untuk beristirahat, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman.

Rekomendasi Berita