Semarak HUT RI, ASN Dinas Ketahanan Pangan Malinau Unjuk Kreasi Olah Pangan Lokal
- 20 Agt 2026 17:15 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Malinau tidak hanya diisi dengan berbagai perlombaan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin mencintai pangan lokal.
Semangat tersebut terlihat dalam lomba memasak berbahan pangan lokal yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Kamis (20/8/2026) di kantor dinas ini, gedung Gadis Pemkab Malinau. Uniknya, peserta lomba merupakan bapak-bapak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan.
Suasana lomba berlangsung meriah dan penuh keakraban. Para peserta ditantang mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan yang tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memiliki cita rasa yang mampu menggugah selera.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Frent Tomy Lucas, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja.
“Ini bukan hanya sekadar lomba untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan. Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan membangun kebersamaan antara pimpinan dengan staf,” ujar Frent Tomy Lucas.
Menurutnya, pemilihan tema pangan lokal juga memiliki pesan yang lebih luas. Pangan lokal tidak seharusnya hanya dikenal sebagai bahan pangan alternatif, tetapi perlu terus dikembangkan menjadi bagian dari menu sehari-hari masyarakat.
Frent menilai, kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi kunci agar masyarakat semakin tertarik untuk mengonsumsinya. Dengan pengolahan yang tepat, bahan pangan lokal dapat disajikan menjadi makanan yang lezat, bergizi, beragam, dan menarik.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa pangan lokal itu bisa diolah menjadi makanan sehari-hari yang enak, bergizi dan menarik. Jadi tidak harus selalu menggunakan bahan pangan yang berasal dari luar daerah,” katanya.
Menurut Frent, kebiasaan mengonsumsi pangan lokal juga perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga. Ketika pangan lokal dapat diolah dengan cara yang kreatif dan disukai anggota keluarga, maka peluang untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal di masyarakat akan semakin besar.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi dapat menjadi bagian dari kampanye untuk memperkenalkan potensi pangan lokal Kabupaten Malinau.
“Harapannya tentu masyarakat semakin mencintai pangan lokal. Bukan hanya tahu, tetapi juga mau mengonsumsi dan mengolahnya menjadi berbagai macam menu,” ujar Frent.
Di sisi lain, lomba memasak tersebut juga memperlihatkan bahwa urusan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab kaum perempuan. Para ASN laki-laki di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan turut menunjukkan kreativitasnya di dapur, sekaligus membawa pesan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari hal sederhana di tingkat keluarga.
Semangat kemerdekaan pun akhirnya hadir dalam bentuk yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: memasak, berkarya, mempererat kebersamaan, sekaligus menghidupkan kembali kecintaan terhadap pangan lokal Malinau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....