Sungai Meluap, Pemukiman Warga di Belayan Terendam Banjir
- 14 Jul 2026 08:54 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Banjir merendam Desa Belayan pada Senin (13/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Semendurut dan Sungai Sembuak meluap.
- Ketinggian air bervariasi hingga mencapai dua meter dengan sejumlah warga harus dievakuasi dari lokasi banjir.
- Bupati Malinau Wempi W Mawa langsung melakukan tinjauan bersama jajaran pemerintah daerah, kepolisian, dan PLN untuk memastikan keselamatan warga dan penanganan cepat terhadap bencana.
RRI.CO.ID, Malinau - Banjir merendam permukiman warga di Desa Belayan, Kecamatan Malinau Utara, Senin (13/7/2026) dini hari. Banjir dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Semendurut dan Sungai Sembuak meluap sekitar pukul 03.00 WITA.
Luapan air melumpuhkan aktivitas warga Belayan dan sekitarnya yang terdampak. Ketinggian air bervariasi, bahkan sebagian mencapai dua meter sehingga sejumlah warga harus dievakuasi.
Bupati Malinau, Wempi W Mawa bersama jajaran pemerintah daerah, pihak kepolisian, dan PLN, serta sejumlah unsur terkait lainnya meninjau lokasi banjir pada pagi harinya untuk memastikan percepatan penanganan lapangan bagi warga terdampak.
Wempi menjelaskan, luapan sungai di beberapa titik yang bertemu dengan pasang air laut, memperparah banjir. "Disebabkan karena curah hujan malam tadi sangat tinggi, sehingga pada subuh tadi, kurang-lebih jam 3 jam 4, air yang berada di sungai Semendurut dan juga di sungai Sembuak meluap," ujarnya.
Wempi menyampaikan, pihaknya juga ingin memastikan keselamatan warga yang terdampak melalui tinjauan tersebut. "Kami pagi hari ini langsung ke tempat ini, memastikan keselamatan masyarakat, fasilitas air bersihnya, termasuk distribusi PLN bisa dikendalikan dengan baik," katanya.
Wempi menyebut, situasi ini menuntut percepatan penanganan bagi warga terdampak. Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca masih mendung dengan potensi hujan susulan yang dikhawatirkan menambah debit air.
Hingga berita ini diturunkan pada Senin siang, kondisi air di lokasi banjir pun belum surut. "Kita tetap menghimbau agar warga tetap waspada karena cuaca masih mendung, apalagi kondisi air juga belum turun, masih bertahan," ujarnya.
Pihaknya berharap tidak ada penambahan volume banjir yang bisa semakin mengganggu aktivitas warga, khususnya di wilayah Malinau Utara. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malinau untuk saling bahu-membahu dalam situasi ini.
"Mari kita saling bahu membahu tolong-menolong dalam suasana seperti ini, agar keselamatan kita semua bisa terjaga," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....