Cari Sumber Dana Mandiri, PMI Dorong Kemitraan Usaha dan Donasi Sukarela
- 08 Jul 2026 10:09 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID. Malinau – Dalam Musyawarah Kabupaten PMI Malinau, PMI diharapkan tidak lagi bergantung pada dana bantuan hibah dari pemerintah. Seperti yang dilakukan oleh PMI Samarinda yang pernah menolah bantuan ratusan juta dari pemerintah daerah dengan alasan kerumitan pertanggungjawaban. Meski demikian, kebutuhan dukungan operasional kemanusiaan tetap besar, sehingga perlu dicari jalan lain yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Perihal tersebut disampaikan Sekretaris PMI Kalimantan Utara, Dedy Hemawansyah dalam Musywarah Kabupaten PMI Kabupaten Malinau pada Selasa (7/7/2026) di ruang Intulun Knator Bupati Malinau, Disebutkan pula contoh keberhasilan PMI daerah di daerah lain, dana terkumpul melalui sumbangan sukarela pelanggan PDAM, sementara di Kabupaten Bulungan diterapkan opsi donasi sukarela sebesar 500 rupiah pada setiap transaksi pembayaran.
Menyikapi hal itu, pihaknya mendorong PMI Kabupaten Malinau mencoba menerapkan pola serupa. Nantinya dapat dibangun kerja sama dengan mitra usaha, pasar swalayan maupun toko, di mana saat pembayaran dijelaskan tersedia opsi donasi sukarela untuk kemanusiaan.
"Sebagai bentuk timbal balik, dana yang terkumpul akan digunakan untuk membeli perlengkapan kemanusiaan dari mitra bersangkutan, sekaligus logo usaha tersebut ditampilkan sebagai apresiasi dukungan," ujarnya..
karena itu, sambungnya,mMusyawarah kali ini bukan sekadar memilih pengurus baru, melainkan mengevaluasi kinerja lima tahun terakhir serta menyusun rencana strategis untuk lima tahun mendatang. "Diharapkan terjalin sinergi erat antara PMI tingkat kabupaten dan provinsi," ungkapnya.
Dijelaskan pula, keterbatasan dana hibah di tingkat provinsi, berbeda dengan dukungan yang cukup membantu yang diterima PMI Malinau dan Bulungan. Meski begitu, provinsi kini lebih selektif menetapkan program prioritas.
Baru-baru ini juga digelar pelatihan tanggap darurat bencana dengan narasumber dari Sumatera Barat dan Bali. PMI Malinau turut mengirim tiga orang personil. Kegiatan ini berjalan berkat kerja sama pendanaan: konsumsi ditanggung PMI Provinsi, sedangkan narasumber dan fasilitator didukung penuh PMI Pusat.
Sekrtaris PMI Kaltara juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus lama, relawan, dan seluruh insan PMI Malinau atas pengabdian di bidang pelayanan masyarakat, donor darah, hingga kesiapsiagaan bencana. Kepada pengurus yang baru nanti diharapkan mampu merangkul semua pihak, membangun kerja sama harmonis, dan menggerakkan seluruh potensi organisasi.
Di tengah tantangan bencana, perubahan iklim, serta meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan kesehatan, PMI dituntut untuk senantiasa menjadi organisasi yang tangguh, responsif, dan hadir di tengah masyarakat. “Kepemimpinan di PMI bukan soal kekuasaan, melainkan keteladanan, hadir mendengar, menyatukan, dan memberi ruang bagi semua berkontribusi,” tukasnya.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....