Bupati Pastikan Anak Malinau Tidak Boleh Putus Sekolah
- 06 Feb 2026 08:11 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, khususnya di wilayah perbatasan.
Pemkab Malinau berupaya maksimal membantu semua pelajar agar tetap mendapatkan hak belajar di sekolah. Termasuk memberikan bantuan kelengkapan sekolah dari semua jenjang pendidikan mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/SLTA.
Wempi W. Mawa juga menjelaskan komitmennya dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak di wilayahnya melalui program wajib belajar dan pendidikan gratis.
Program tersebut mencakup penyediaan perlengkapan sekolah secara menyeluruh tanpa membedakan latar belakang ekonomi, status kependudukan, maupun asal-usul anak.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Malinau yang terhambat sekolah karena faktor ekonomi. Pendidikan adalah hak dasar, sama pentingnya dengan kebutuhan hidup lainnya,” katanya pada malam ramah tamah bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendisdikdasmen RI di Kabupaten Malinau, Kamis (5/2/2026).
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan SDM tidak hanya berfokus pada akses pendidikan, tetapi juga peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Karena itu, Pemkab Malinau saat ini tengah mendorong penguatan kualitas tenaga pendidik, fasilitas pendidikan, serta pengembangan SDM melalui pemberian beasiswa. "Termasuk bagi putra-putri daerah yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri," bebernya.
Keberhasilan pembangunan pendidikan memerlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan, baik pusat, provinsi, daerah, maupun partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap kunjungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dapat memperkuat sinergi maupun kolaborasi dalam pengembangan literasi, bahasa, serta pendidikan di wilayah perbatasan.
Dari kunjungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menjadi momentum strategis memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan dan literasi sebagai pilar utama kemajuan Kabupaten Malinau menuju daerah yang mandiri, tertib, makmur, dan unggul.
“Kami tidak ingin hanya dinilai dari angka dan indikator. Yang terpenting adalah bekerja secara konsisten dan berkelanjutan untuk menyiapkan generasi Malinau yang mampu bersaing dan menjaga kedaulatan bangsa,” tuturnya. (dayat/sti)
Pemkab Malinau berupaya maksimal membantu semua pelajar agar tetap mendapatkan hak belajar di sekolah. Termasuk memberikan bantuan kelengkapan sekolah dari semua jenjang pendidikan mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/SLTA.
Wempi W. Mawa juga menjelaskan komitmennya dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak di wilayahnya melalui program wajib belajar dan pendidikan gratis.
Program tersebut mencakup penyediaan perlengkapan sekolah secara menyeluruh tanpa membedakan latar belakang ekonomi, status kependudukan, maupun asal-usul anak.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak di Malinau yang terhambat sekolah karena faktor ekonomi. Pendidikan adalah hak dasar, sama pentingnya dengan kebutuhan hidup lainnya,” katanya pada malam ramah tamah bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendisdikdasmen RI di Kabupaten Malinau, Kamis (5/2/2026).
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan SDM tidak hanya berfokus pada akses pendidikan, tetapi juga peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Karena itu, Pemkab Malinau saat ini tengah mendorong penguatan kualitas tenaga pendidik, fasilitas pendidikan, serta pengembangan SDM melalui pemberian beasiswa. "Termasuk bagi putra-putri daerah yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri," bebernya.
Keberhasilan pembangunan pendidikan memerlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan, baik pusat, provinsi, daerah, maupun partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap kunjungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dapat memperkuat sinergi maupun kolaborasi dalam pengembangan literasi, bahasa, serta pendidikan di wilayah perbatasan.
Dari kunjungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menjadi momentum strategis memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan dan literasi sebagai pilar utama kemajuan Kabupaten Malinau menuju daerah yang mandiri, tertib, makmur, dan unggul.
“Kami tidak ingin hanya dinilai dari angka dan indikator. Yang terpenting adalah bekerja secara konsisten dan berkelanjutan untuk menyiapkan generasi Malinau yang mampu bersaing dan menjaga kedaulatan bangsa,” tuturnya. (dayat/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....